kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45963,73   -4,04   -0.42%
  • EMAS1.310.000 0,00%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Lebaran, Transaksi Digital Perbankan Melesat


Jumat, 28 April 2023 / 08:00 WIB
Lebaran, Transaksi Digital Perbankan Melesat

Reporter: Selvi Mayasari | Editor: Handoyo .

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pada momen Lebaran tahun ini, transaksi keuangan digital di sejumlah perbankan mengalami peningkatan yang sangat pesat terlebih peningkatan terjadi pada transaksi transfer online untuk keperluan zakat hingga mengirimkan tunjangan hari raya (THR).

PT Bank Tabungan Negara (BTN) menyebut, berdasarkan jumlah transaksi dan tren rata-rata bulanan, transaksi digital perbankan selama masa lebaran meningkat kurang lebih sebesar 19% dibandingkan momen bulan biasa.

Andi Nirwoto, Direktur IT & Digital Bank BTN meyakini, momen lebaran tahun ini transaksi digital lebih ramai dan aktivitasnya jauh lebih tinggi dibanding lebaran sebelumnya yakni pada pasca pandemi covid-19.

Baca Juga: Transaksi QRIS Perbankan Melonjak Saat Lebaran

"Tentunya sejak kebijakan terbaru pemerintah untuk pasca pandemi dikeluarkan, masyarakat banyak yang memanfaatkannya untuk mudik lebaran ke kampung halaman, dan dari momen tersebut dapat dipastikan banyak masyarakat yang melakukan transaksi perbankan seperti transfer, pembelian/pembayaran melalui QRIS/EDC dan fitur pendukung lainnya," ungkap Andi kepada kontan.co.id, Rabu (27/4).

Data perseroan menunjukkan bahwa transfer masih mendominasi transaksi e-banking dengan persentase lebih dari 50% baik melalui transfer Bifast maupun transfer online. Kemudian diikuti oleh transaksi pembelian sebesar 30% dan pembayaran sebesar 15%

Bank BTN pun terus berupaya mengembangkan fitur yang mempermudah transaksi nasabah baik dari sisi financial transaction seperti transfer, purchase/payment dan lainnya maupun non financial transaction dengan fitur split bill dan ecosystem.

"Dengan pengembangan fitur tersebut, BTN menargetkan peningkatan user pengguna BTN Mobile dan juga peningkatan transaksi dengan didukung program akuisisi serta transaksi e-channel yang menarik," tandasnya.

Setali tiga uang, selama momen lebaran tahun ini, PT Bank Mandiri memperkirakan pertumbuhan transaksi Livin by Mandiri mencapai 20% dibandingkan dengan periode sebelum Idul Fitri. 

Peningkatan ini disebut SVP Transaction Banking Retail Sales Bank Mandiri, Thomas Wahyudi seiring dengan semakin normalnya aktivitas perekonomian selama Idul Fitri (adanya THR, mudik, promo selama Ramadan dan Idul Fitri, dan sebagainya.

"Transaksi yang paling banyak di gunakan nasabah di Livin by Mandiri yakni layanan transfer kemudian dilanjutkan dengan layanan top up dan purchases, seperti top up pulsa, e-wallet dan juga payment di beberapa market place yang pembayarannya sudah bekerja sama dengan Bank Mandiri," ujar Thomas.

Di sisi lain, meningkatnya transaksi layanan transfer ini juga berasal dari layanan transfer BI Fast di mana Bank Mandiri menjadi pioneer layanan transfer antar bank berbayar Rp 2.500 yang digagas oleh Bank Indonesia.

Sedangkan peningkatan transaksi top up dan purchase didukung oleh hadirnya fitur baru yakni Smart Top Up Gopay dan juga berbagai promo yang diberikan dari Bank Mandiri. 

Thomas mengungkapkan, perseroan akan fokus pada transaksi digital. Menurutnya, semenjak pandemic covid -19-masyarakat semakin beralih ke transaksi digital, yang bisa dilakukan di mana saja dan kapan saja. Bahkan di Bank Mandiri, terlihat bahwa transaksi digital melalui Livin by Mandiri telah melampaui transaksi ATM semenjak dua tahun lalu. 

Baca Juga: Bank Mandiri Torehkan Kinerja Impresif di Kuartal I 2023

Tren transaksi digital di tahun 2023 juga diproyeksikan akan semakin meningkat dan perkiraan pencapaian transaksi Livin' By Mandiri di tahun 2023 meningkat sekitar 40%. Untuk mencapai target tersebut, Bank Mandiri akan memberikan program untuk nasabah lebih menarik lagi di 2023, dan juga penambahan fitur Livin by Mandiri yg semakin lengkap dan semakin memudahkan nasabah dalam transaksi perbankan.  

Direktur Utama bank bjb Yuddy Renaldi juga menyampaikan, bahwa transaksi digital bank bjb selama masa lebaran mengalami kenaikan mencapai 30% jika dibanding rata-rata transaksi harian, yang didorong dari transaksi transfer dan top up e-money. Kenaikan juga terjadi untuk transaksi menggunakan QRIS, yang mengalami kenaikan 208% yoy.

"Untuk transaksi QRIS jika dibandingkan bulan sebelumnya juga naik 26,5%, yang didorong dari belanja merchant dan donasi," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU

×