kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.570.000   -14.000   -0,54%
  • USD/IDR 16.818   0,00   0,00%
  • IDX 8.925   -19,34   -0,22%
  • KOMPAS100 1.227   -4,69   -0,38%
  • LQ45 868   -3,70   -0,43%
  • ISSI 323   -0,54   -0,17%
  • IDX30 440   -3,19   -0,72%
  • IDXHIDIV20 519   -1,77   -0,34%
  • IDX80 137   -0,51   -0,37%
  • IDXV30 144   -0,52   -0,36%
  • IDXQ30 141   -1,08   -0,76%

Laju Pertumbuhan Kredit Perbankan Kembali Lanjutkan Percepatan


Jumat, 22 September 2023 / 06:45 WIB
Laju Pertumbuhan Kredit Perbankan Kembali Lanjutkan Percepatan

Reporter: Adrianus Octaviano | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Laju pertumbuhan kredit perbankan kembali melanjutkan percepatan di Agustus 2023. Pertumbuhannya telah masuk dalam kisaran target Bank Indonesia (BI) tahun ini di 9% hingga 11%.

Kredit perbankan tumbuh mencapai 9,06% secara tahuan (YoY). Angka pertumbuhan tersebut lebih tinggi dibandingkan Juli 2023 sebesar 8,54% YoY dan Juni 2023 yang sebesar 7,76% YoY.

“Pertumbuhan kredit terutama ditopang oleh kinerja sektor Jasa Dunia Usaha, Perdagangan, dan Jasa Sosial,” ujar Gubernur BI Perry Warjiyo, Kamis (21/9).

Sejalan dengan pertumbuhan kredit perbankan secara agregat, pembiayaan syariah tumbuh mencapai 14,52% YoY. Sementara itu, pertumbuhan kredit UMKM juga membaik mencapai 8,90% YoY, terutama berasal dari segmen mikro. 

Baca Juga: BI Kembali Tahan Suku Bunga Acuan di Level 5,75%

Perry bilang pihaknya terus memperkuat sinergi dengan pemerintah, perbankan, dan dunia usaha untuk mendorong peningkatan penyaluran kredit/pembiayaan perbankan, terutama pada sektor-sektor yang memiliki daya ungkit pada perekonomian nasional.

“Di antaranya sektor-sektor hilirisasi (minerba, pertanian, peternakan, dan perikanan), perumahan (termasuk perumahan rakyat), pariwisata, inklusif (termasuk UMKM dan KUR), ultra mikro (UMi), serta ekonomi hijau,” ujarnya.

Baca Juga: Tahan Bunga di Level 5,25%-5,5%, Berikut Pernyataan Lengkap The Fed

Ia juga bilang Bank Indonesia terus memastikan kecukupan likuiditas perbankan, termasuk melalui kebijakan insentif likuiditas makroprudensial (KLM), untuk mendorong kredit/pembiayaan dunia usaha.

Adapun, BI mencatat pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) sebesar 6,24% YoY, ini lebih lambat dari bulan sebelumnya yang tumbuh 6,62% YoY. Sementara, rasio Alat Likuid terhadap Dana Pihak Ketiga (AL/DPK) tercatat 26,49% pada Agustus 2023.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Kontan Academy
Mastering Management and Strategic Leadership (MiniMBA 2026) Global Finance 2026

×