kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45963,73   -4,04   -0.42%
  • EMAS1.315.000 0,38%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Laju bisnis Sunter Lakeside Hotel (SNLK) masih tersendat pandemi


Jumat, 13 Agustus 2021 / 05:55 WIB
Laju bisnis Sunter Lakeside Hotel (SNLK) masih tersendat pandemi

Reporter: Ridwan Nanda Mulyana | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pandemi covid-19 yang masih berkecamuk menahan laju industri perhotelan. Kondisi ini berdampak signifikan terhadap capaian kinerja PT Sunter Lakeside Hotel Tbk. Emiten bersandi SNLK di Bursa Efek Indonesia (BEI) ini pun menjajal sejumlah strategi untuk bisa menumbuhkan bisnisnya.

Direktur Sunter Lakeside Hotel Alexander Hidayat mengungkapkan, pandemi yang terus berlanjut berdampak pada penurunan pendapatan SNLK di periode awal tahun 2021. Mobilitas masyarakat yang masih terbatas berbuntut pada merosotnya permintaan jasa di industri perhotelan.

Hingga kuartal pertama 2021, SNLK membukukan pendapatan sebesar Rp 4,44 miliar. Anjlok 48,8% dibandingkan pendapatan pada periode yang sama tahun lalu, yang senilai Rp 8,68 miliar. Pendapatan kuartal I 2020 lebih baik lantaran pada periode itu, dampak pandemi masih belum terasa signifikan.

Kondisi itu tergambar dari tingkat okupansi. Menurut Alexander, okupansi SNLK pada kuartal I 2021 hanya sekitar 36%, atau 20% lebih rendah dibandingkan okupansi pada kuartal I 2020 yang sebesar 56%.

Baca Juga: Akuisisi CSA ditunda, Jasnita (JAST) tetap akan rights issue Rp 150 per saham

Di tengah pandemi yang berlanjut, SNLK pun melakukan antisipasi dengan strategi efisiensi pada seluruh komponen biaya. Hasilnya, meskipun terdapat penurunan yang cukup signifikan pada pendapatan, SNLK bisa menekan rugi tahun berjalan sebanyak 55,17% menjadi Rp 698,12 juta pada kuartal I 2021.

"Perseroan akan menyusun rencana dan strategi untuk meningkatkan pertumbuhan kinerja, guna mendukung pengembangan usaha ke depan dan memberikan pelayanan yang paling baik untuk pelanggan," ujar Alexander dalam paparan publik yang digelar Kamis (12/8).  

Direktur Sunter Lakeside Hotel Daniel Hidayat menambahkan, selain melakukan efisiensi untuk menekan biaya operasional, SNLK juga melancarkan sejumlah strategi bisnis. Pertama, fokus terhadap segmen pasar yang masih memberikan kontribusi di masa pandemi, seperti dengan karantina sehat dan pasar online travel agent.

Layanan gaya hidup sehat selama pandemi terus dikedepankan sembari menawarkan spot-spot menarik di sekitar Hotel Sunlake. SNLK pun menyediakan kamar untuk fasilitas isolasi mandiri (isoman) sehat atau untuk pengunjung yang non positif covid-19 dan bukan Orang Tanpa Gejala (OTG). 

Baca Juga: Pendapatan Tunas Ridean (TURI) melesat 26% pada semester I 2021

"Saat ini sebagian besar yang masuk dalam kategori ini adalah tamu-tamu korporat yang sudah jelas. Jadi kami tidak menerima pasien OTG atau yang positif covid. Kami hanya melayani karantina sehat," terang Daniel.

Kedua, SNLK pun menggencarkan pemasaran melalui saluran online dengan porsi mencapai 70% dibandingkan pemasaran via offline. Dengan strategi tersebut, Daniel menyampaikan bahwa okupansi SNLK sempat mengalami peningkatan. 



TERBARU
Kontan Academy
Negosiasi & Mediasi Penagihan yang Efektif Guna Menangani Kredit / Piutang Macet Using Psychology-Based Sales Tactic to Increase Omzet

×