kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.669.000   -6.000   -0,22%
  • USD/IDR 16.913   3,00   0,02%
  • IDX 9.075   42,82   0,47%
  • KOMPAS100 1.256   8,05   0,64%
  • LQ45 889   7,35   0,83%
  • ISSI 330   0,23   0,07%
  • IDX30 452   3,62   0,81%
  • IDXHIDIV20 533   4,12   0,78%
  • IDX80 140   0,85   0,61%
  • IDXV30 147   0,15   0,10%
  • IDXQ30 145   1,19   0,83%

Kuartal I-2021, pembiayaan mikro BSI tumbuh 116,7% menjadi Rp 2,32 triliun


Selasa, 27 April 2021 / 16:45 WIB
Kuartal I-2021, pembiayaan mikro BSI tumbuh 116,7% menjadi Rp 2,32 triliun

Reporter: Maizal Walfajri | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) terus memperkuat komitmen dalam mengembangkan sektor usaha mikro. Konsistensi BSI membantu pelaku usaha mikro juga ditunjukkan dengan tumbuhnya nilai pembiayaan yang disalurkan perusahaan sepanjang awal tahun ini.

Pada periode Januari hingga Maret 2021, penyaluran pembiayaan mikro BSI mencapai Rp2,32 triliun. Jumlah tersebut tumbuh 116,7 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya (yoy).

"Kami akan terus konsisten mengembangkan sektor usaha mikro. Harapan kami, dengan terus berkembangnya usaha mikro, maka perekonomian nasional dapat semakin kokoh dan terus tumbuh baik secara berkelanjutan," ujar Direktur Retail Banking BSI Kokok Alun Akbar dalam keterangan tertulis pada Selasa (27/4).

Baca Juga: Bank Syariah Indonesia salurkan pembiayaan PEN Rp 8,6 triliun hingga Maret

Tak sampai di situ, bank bersandi saham BRIS ini terus membina pelaku usaha mikro agar bisnisnya berkembang, melalui pelatihan pada platform digital bernama Mikro Go Digital. Menurut Kokon Alun, pelatihan tersebut dilakukan untuk membantu pelaku UMKM di masa pandemi agar dapat terus memasarkan produksinya baik secara luring maupun daring. Pelatihan ini dilakukan BSI bekerjasama dengan salah satu pemain marketplace besar di Indonesia, Shopee

"Pelatihan yang bekerjasama dengan Shopee ini sangat penting, agar pelaku usaha mikro binaan BSI dapat beradaptasi dengan kondisi dan perkembangan digital," kata Kokok Alun.

Ada sebanyak 550 pelaku usaha mikro yang menjalani pelatihan pada program ini, agar bisa mulai mengembangkan bisnis secara online. Selain itu, BSI juga memudahkan akses permodalan kepada para pelaku UMKM dengan menyalurkan pembiayaan mikro melalui platform e-commerce Shopee.

Selanjutnya: BSI perkuat peran perempuan dalam pengembangan ekonomi syariah

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Foreign Exchange & Hedging Strategies Investing From Zero

×