kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.564.000   -10.000   -0,39%
  • USD/IDR 18.005   -52,00   -0,29%
  • IDX 5.229   232,88   4,66%
  • KOMPAS100 672   41,29   6,54%
  • LQ45 525   36,06   7,38%
  • ISSI 178   6,09   3,53%
  • IDX30 294   21,13   7,73%
  • IDXHIDIV20 386   28,98   8,11%
  • IDX80 77   4,94   6,83%
  • IDXV30 107   6,48   6,43%
  • IDXQ30 97   7,62   8,49%

Krisis vaksin Covid-19 di Taiwan, China tawarkan bantuan


Selasa, 25 Mei 2021 / 11:34 WIB
ILUSTRASI. Pemerintah China pada hari Senin (24/5/2021) menawarkan akan segera mengirim vaksin Covid-19 kepada Taiwan. REUTERS/Ann Wang

Sumber: Reuters | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - BEIJING. Pemerintah China pada hari Senin (24/5/2021) menawarkan akan segera mengirim vaksin Covid-19 kepada Taiwan. Langkah ini ditujukan untuk membantu Taiwan memerangi peningkatan tajam infeksi virus corona. 

Namun, hal itu menuai kemarahan dari Taipei dan gesekan dari Washington. Mengapa?

Melansir Reuters, China dan Taiwan telah berulang kali berdebat selama pandemi. Taipei menuduh Beijing menyebarkan berita palsu dan mencoba membatasi aksesnya ke Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Sebaliknya, Beijing mengatakan Taipei berusaha mempolitisasi pandemi untuk keuntungan politik.

Setelah berbulan-bulan relatif aman dari pandemi, Taiwan menghadapi lonjakan kasus Covid-19 dan dengan cepat kehabisan vaksin. Hingga saat ini, Taiwan baru menerima vaksin kurang lebih sebanyak 700.000 dosis untuk lebih dari 23 juta penduduknya.

Baca Juga: Rupiah Jisdor menguat tipis ke Rp 14.362 per dolar AS pada hari ini (24/5)

Dalam pernyataan larut malam, pemerintah China lewat Kantor Urusan Taiwan mengatakan, pihaknya sangat prihatin dengan epidemi yang saat ini "mengamuk" di Taiwan. Kantor tersebut mengatakan, pihaknya telah berulang kali menawarkan bantuan ke pulau itu.

"Sikap kami sangat jelas: kami bersedia membuat pengaturan dengan cepat sehingga sebagian besar rekan senegaranya di Taiwan akan memiliki vaksin daratan untuk digunakan secepat mungkin," demikian pernyataan resmi Kantor Urusan Taiwan.

Baca Juga: China: AS sengaja membahayakan perdamaian dan stabilitas di Selat Taiwan

"Jika perlu, kami juga bersedia untuk secara aktif mempertimbangkan pengiriman ahli pencegahan dan pengendalian epidemi ke Taiwan, untuk berbagi pengalaman anti-epidemi dengan profesional medis dan kesehatan Taiwan," tambah Kantor Urusan Taiwan seperti yang dikutip Reuters.



TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

×