kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.525   25,00   0,14%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Korea Selatan siap hidup normal, berdampingan dengan COVID-19


Kamis, 09 September 2021 / 12:05 WIB

Sumber: Reuters | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - SEOUL. Korea Selatan sedang menyusun rencana tentang bagaimana hidup lebih normal dengan COVID-19, mengharapkan 80% orang dewasa sudah vaksinasi penuh di akhir Oktober nanti.

Negeri ginseng berada di tengah gelombang infeksi COVID-19 terburuknya. Tetapi, Korea Selatan berhasil mengendalikan jumlah kasus yang sakit parah melalui tingkat vaksinasi yang terus meningkat.

"Kami akan meninjau langkah-langkah yang akan memungkinkan kami untuk hidup lebih normal, tetapi perubahan seperti itu hanya akan diterapkan ketika kami mencapai tingkat vaksinasi yang tinggi dan situasi (COVID-19) secara keseluruhan stabil," kata Son Young-rae, pejabat senior Kementerian Kesehatan, seperti dikutip Reuters.

Strategi tersebut akan Korea Selatan terapkan secara bertahap, dengan mengurangi pembatasan. Wajib memakai masker masih akan berlaku setidaknya pada tahap awal.

Baca Juga: Korea Selatan catat 2.021 kasus baru Covid-19 pada Selasa (10/8), rekor tertinggi

Pemerintah Korea Selatan mengharapkan, mengimplementasikan rencana itu beberapa saat setelah akhir Oktober 2021, ketika 80% dari populasi orang dewasa sudah mendapat vaksin penuh. 

Hingga Selasa (7/9), Korea Selatan telah memberikan setidaknya satu dosis vaksin kepada 70,9% dari populasi orang dewasa, sementara 42,6% sudah mendapat vaksinasi penuh.

Pada Selasa, Korea Selatan melaporkan 2.050 kasus baru COVID-19, dengan 2.014 di antaranya ditularkan secara lokal. Korea Selatan memperpanjang pembatasan kegiatan hingga 3 Oktober mendatang.

Pembatasan termasuk jam operasional terbatas untuk kafe dan restoran, serta jumlah orang yang diizinkan di pertemuan sosial.

Selanjutnya: Kasus COVID-19 di Korea Selatan melonjak lagi, infeksi varian Delta mendominasi

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

×