kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.927   18,00   0,10%
  • IDX 5.943   17,05   0,29%
  • KOMPAS100 770   4,91   0,64%
  • LQ45 595   5,40   0,92%
  • ISSI 205   -0,19   -0,09%
  • IDX30 331   2,96   0,90%
  • IDXHIDIV20 424   2,54   0,60%
  • IDX80 88   0,63   0,72%
  • IDXV30 116   0,69   0,59%
  • IDXQ30 108   0,68   0,63%

Konstruksi Smelter Freeport di Manyar Gresik Telah Mencapai 75%


Rabu, 26 Juli 2023 / 08:30 WIB

Reporter: Filemon Agung | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Proyek smelter tembaga di Manyar, Gresik milik PT Freeport Indonesia (PTFI) telah mencapai 75% per semester I 2023.

Mengutip laporan operasi dan kinerja kuartal II 2023 Freeport-McMoran (FCX), konstruksi proyek berkapasitas 1,7 juta ton ini ditargetkan tuntas pada pertengahan 2024.

"Konstruksi sekitar 75%, perkiraan biaya US$ 3 miliar," demikian dikutip dari Laporan Operasi dan Kinerja Kuartal II 2023 FCX, Selasa (25/7).

Baca Juga: Pemerintah Berencana Tambah Kepemilikan Saham Freeport 10%, Bahlil: Hampir Final

Sementara itu, proyek ekspansi PT Smelting ditargetkan rampung pada akhir tahun ini.

Selanjutnya, untuk proyek Precious Metal Refinery (PMR) untuk mengolah emas dan perak dari Smelter Manyar dan PT Selting kini tengah dalam tahapan konstruksi.

Proyek ini diharapkan mencapai tahapan commissioning pada 2024 mendatang.

Baca Juga: Sebulan Lebih, Izin Ekspor Konsentrat Tembaga Freeport dan Amman Mineral Belum Keluar

Secara khusus, PTFI telah menggelontorkan investasi sebesar US$ 500 juta pada kuartal II 2023 untuk Proyek Smelter Manyar dan PMR. Untuk tahun ini, investasi untuk kedua proyek diperkirakan bakal mencapai US$ 1,6 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
KONTAN10.10
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

×