Kinerja Prima Globalindo Logistik (PPGL) terdongkrak meningkatnya permintaan kargo

Kamis, 30 September 2021 | 04:15 WIB   Reporter: Ridwan Nanda Mulyana
Kinerja Prima Globalindo Logistik (PPGL) terdongkrak meningkatnya permintaan kargo


KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Lonjakan permintaan dan tarif kargo mendongkrak kinerja PT Prima Globalindo Logistik Tbk (PPGL). Emiten yang bergelut di bisnis jasa pengurusan transportasi (freight forwarding) ini optimistis bisa menjaga pertumbuhan kinerja hingga tutup tahun 2021.

Corporate Secretary Prima Globalindo Logistik Syamsul Bahri mengungkapkan, lebih dari 90% pertumbuhan pendapatan PPGL disumbang dari segmen bisnis ocean freight international atau kargo ekspor. Relasi yang baik dengan perusahaan pelayaran internasional menjadi bagian dari strategi PPGL dalam menyediakan ruang kargo untuk memenuhi kebutuhan pelanggan.

"(Ketersediaan) ruang dan kargo kan lebih susah, kalau nggak punya relasi yang baik akan sulit mendapatkan space kapal. Kami punya relasi yang bagus, dan volume pun stabil, jadi kami juga diprioritaskan," ungkap Syamsul kepada Kontan.co.id, Rabu (29/9).

Merujuk laporan keuangan perusahaan, pada enam bulan pertama 2021 PPGL membukukan pendapatan sebesar Rp 113,97 miliar. Menanjak 110,89% dibandingkan semester I-2020 yang sebesar Rp 54,04 miliar.

Baca Juga: Ada crossing 25% saham Victoria Care (VICI) dengan pembeli asing

Dari sisi bottom line, PPGL meraih laba bersih sebesar Rp 7,17 miliar. Angka itu meroket 455,81% dibandingkan laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk per Juni 2020 yang sebanyak Rp 1,29 miliar.

Meski tak merinci, tapi Syamsul optimistis kinerja keuangan PPGL di akhir 2021 bisa tumbuh signifikan dibandingkan pendapatan dan laba bersih yang diraih tahun lalu. Pada periode semester kedua ini, PPGL berupaya menjaga tingkat pendapatan yang bisa dibukukan pada semester pertama.

Dia menekankan, PPGL akan terus melakukan efisiensi dan operasional bisnis yang efektif, tanpa menurunkan kualitas layanan. "Ini kan baru sembilan bulan, masih ada satu kuartal lagi, tapi kami proyeksikan capaian di semester II hampir sama dengan Semester I. (Untuk strategi bisnis) karena di bisnis jasa, yang dilihat bukan cuman harga, kualitas layanan juga harus dijaga," jelas Syamsul.

Sebagai informasi, PPGL bergerak di bisnis jasa pengurusan transportasi (freight forwarding) dengan kegiatan usaha utama berupa Jasa Pengurusan Transportasi (JPT) yang mencakup usaha pengiriman serta pengepakan barang dalam volume besar.

Baca Juga: Wahana Interfood Nusantara (COCO) raup laba Rp 4,12 miliar di semester pertama

Selain menjaga layanan untuk pelanggan eksisting, PPGL pun terus berupaya menggaet pelanggan-pelanggan baru. PPGL sendiri melayani customer dari multi industri, mulai dari food & beverage (F&B), kertas, kaca, bahan baku tekstil, hingga tepung.

"Ekspor-nya kebanyakan ke Asia, tapi ada juga yang ke Timur Tengah, Afrika, Eropa, dan Amerika," pungkas Syamsul.

Selanjutnya: Arkha Jayanti (ARKA) raih kontrak Rp 620 miliar dari konsorsium Hyundai

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Tendi Mahadi

Terbaru