kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.725.000   80.000   3,02%
  • USD/IDR 17.779   -88,00   -0,49%
  • IDX 6.502   107,46   1,68%
  • KOMPAS100 842   17,11   2,07%
  • LQ45 639   11,27   1,80%
  • ISSI 229   4,24   1,89%
  • IDX30 356   5,32   1,52%
  • IDXHIDIV20 433   5,05   1,18%
  • IDX80 96   1,89   2,00%
  • IDXV30 121   1,43   1,20%
  • IDXQ30 113   1,57   1,41%

Kim Jong Un: Kekuatan Nuklir Korea Utara Juga Harus Selesaikan Misi Tidak Terduga


Rabu, 27 April 2022 / 13:20 WIB
ILUSTRASI. Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un melihat melalui jendela selama uji tembak dari apa yang media Korea Utara sebut sebagai model baru rudal balistik antar benua (ICBM) dalam foto tanpa tanggal yang dirilis Kamis (24/3/2022) oleh KCNA. KCNA via REUTERS.

Sumber: Reuters | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID -  SEOUL. Korea Utara bakal mempercepat pengembangan senjata nuklir, Pemimpin Kim Jong Un menegaskan, saat mengawasi parade militer besar-besaran yang menampilkan rudal balistik antarbenua (ICBM) dan senjata lainnya.

Parade tersebut berlangsung pada Senin (25/4) malam selama perayaan ulang tahun berdirinya angkatan bersenjata Korea Utara, KCNA melaporkan pada Selasa (26/4), seperti dikutip Reuters. 

Itu terjadi ketika Pyongyang telah meningkatkan uji coba senjata dan menunjukkan kekuatan militer di tengah pembicaraan denuklirisasi yang terhenti dengan Amerika Serikat dan Korea Selatan.

Pejabat AS dan Korea Selatan mengatakan, ada tanda-tanda konstruksi baru di satu-satunya situs uji coba nuklir Korea Utara yang diketahui, yang telah resmi ditutup sejak 2018. 

Baca Juga: Korea Utara Berhasil Uji Coba Senjata Baru, Diduga Terkait Nuklir

Itu menunjukkan, Pyongyang mungkin bersiap untuk melanjutkan pengujian senjata nuklir.

"Pasukan nuklir Republik kita harus sepenuhnya siap untuk memenuhi misi mereka yang bertanggungjawab dan melakukan pencegahan unik mereka kapan saja," kata Kim dalam pertemuan itu, menurut laporan KCNA.

"Misi mendasar dari kekuatan nuklir Korea Utara adalah untuk mencegah perang, tetapi penggunaannya tidak pernah bisa dibatasi pada misi tunggal," ujarnya.

"Jika ada kekuatan yang mencoba melanggar kepentingan fundamental negara kita, kekuatan nuklir kita harus secara meyakinkan menyelesaikan misi kedua yang tak terduga," imbuh dia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

×