kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.515.000   27.000   1,09%
  • USD/IDR 16.760   20,00   0,12%
  • IDX 8.859   111,06   1,27%
  • KOMPAS100 1.218   13,00   1,08%
  • LQ45 860   7,77   0,91%
  • ISSI 321   6,07   1,93%
  • IDX30 442   3,55   0,81%
  • IDXHIDIV20 516   4,55   0,89%
  • IDX80 135   1,55   1,16%
  • IDXV30 142   1,46   1,04%
  • IDXQ30 142   1,34   0,96%

Ketidakpastian Mengancam, BI Yakin Pertumbuhan Ekonomi RI Tetap Tembus 5%


Sabtu, 24 Juni 2023 / 06:20 WIB
Ketidakpastian Mengancam, BI Yakin Pertumbuhan Ekonomi RI Tetap Tembus 5%

Reporter: Bidara Pink | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bank Indonesia (BI) optimistis pertumbuhan ekonomi Indonesia tetap bertengger di level 5% secara tahunan alias year on year (YoY) meski ketidakpastian global mengancam. 

Gubernur BI Perry Warjiyo mengungkapkan, perkiraan pertumbuhan ekonomi Indonesia versinya adalah di kisaran 4,5% hingga 5,3% YoY. 

"Dengan titik tengah, kisaran 5% YoY. Ini di tengah dampak ketidakpastian global," ujar Perry dalam konferensi pers, Kamis (22/6). 

Kata Perry, ini seiring dengan perbaikan ekonomi dalam negeri yang didukung oleh permintaan domestik. 

Baca Juga: Indonesia Bisa Saja Lakukan Redenominasi Rupiah, Tapi Ada Syaratnya

Kenaikan konsumsi rumah tangga didorong oleh terus naiknya mobilitas, perbaikan ekspektasi pendapatan, dan inflasi yang melandai. 

Inflasi pada Mei 2023, sudah kembali ke kisaran sasaran 3% plus minus 1%. Meski, memang masih ada di batas atas yaitu 4% YoY. 

Meski, Perry tak menutup adanya ancaman dari sisi global, seperti potensi perlambatan ekonomi Amerika Serikat (AS) dan pertumbuhan ekonomi China yang tak akan setinggi perkiraan semula. 

Dengan kondisi ini, Perry bilang BI akan terus berupaya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, dengan bauran kebijakan dan sinergi dengan pemerintah. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Kontan Academy
Mitigasi, Tips, dan Kertas Kerja SPT Tahunan PPh Coretax Orang Pribadi dan Badan Supply Chain Management on Practical Inventory Management (SCMPIM)

×