kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.595.000   15.000   0,58%
  • USD/IDR 17.912   -76,00   -0,42%
  • IDX 6.071   -50,56   -0,83%
  • KOMPAS100 785   -8,35   -1,05%
  • LQ45 601   -6,98   -1,15%
  • ISSI 211   -1,12   -0,53%
  • IDX30 333   -4,43   -1,31%
  • IDXHIDIV20 424   -2,18   -0,51%
  • IDX80 90   -0,99   -1,09%
  • IDXV30 115   -0,39   -0,33%
  • IDXQ30 109   -0,96   -0,88%

Kementerian ESDM: Pasokan BBM Selama Ramadan dan Idul Fitri Cukup


Sabtu, 09 April 2022 / 08:45 WIB

Reporter: Filemon Agung | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memastikan kebutuhan BBM selama Bulan Ramadan dan Idul Fitri cukup. Hal ini disampaikan Menteri ESDM Arifin Tasrif disela kunjungannya ke sejumlah SPBU di Kalimantan Selatan bersama Dirut PT Pertamina Nicke Widyawati.

"Kita mengantisipasi permintaan yang meningkat karena kegiatan ekonomi yang juga meningkat. Insyaallah untuk bulan Ramadan dan Idul Fitri juga cukup. Bahkan kalau diperlukan ditambah 10%," kata Arifin dikutip dari keterangan resmi, Kamis (7/4).

Di sisi lain, Arifin menegaskan, konsumsi BBM Solar bersubsidi harus diarahkan tepat sasaran. Untuk itu, ke depannya kendaraan-kendaraan yang berhak yang bakal diprioritaskan. Arifin menyoroti pula soal tren peralihan konsumsi yang terjadi belakangan ini. Disparitas harga diakui jadi salah satu penyebab masyarakat beralih ke BBM bersubsidi.

Baca Juga: Pertamina Proyeksikan Konsumsi Pertalite Naik, Sedangkan Pertamax Turun saat Ramadan

"Bandingkan saja Pertamina Dex (non-subsidi) dengan Biosolar (bersubsidi) sekarang bedanya sekitar Rp. 8.000 per liter. Cukup jauh bedanya. Akibatnya masyarakat yang seharusnya dapat (BBM subsidi) malah tidak kebagian," jelasnya.

Salah satu faktor, sambung Arifin, yang membentuk adanya disparitas harga adalah gangguan suplai minyak global akibat konflik geopolitik Rusia dengan Ukraina sehingga harga minyak dunia melambung tinggi. "Minyak-minyak Rusia diembargo tidak boleh keluar akibatnya terjadi ketidakseimbangan suplai sehingga harga minyak dunia tinggi dan susah didapat," urai Arifin.

Menurut Arifin, harga BBM di Indonesia merupakan salah satu yang termurah dibandingkan negara-negara di kawasan Asia Tenggara. "(Harga BBM) Negara ASEAN, tinggi-tinggi, bisa dua sampai tiga kali lipat," tegas Arifin.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Terpopuler
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

×