Kasus infeksi Covid-19 di Italia naik gara-gara pesta jalanan Piala Eropa

Senin, 19 Juli 2021 | 10:33 WIB Sumber: Reuters
Kasus infeksi Covid-19 di Italia naik gara-gara pesta jalanan Piala Eropa

ILUSTRASI. Pakar kesehatan Italia meyakini, lonjakan kasus Covid-19 dipicu oleh perayaan Piala Eropa yang dimenangkan Italia. REUTERS/Manuel Silvestri

KONTAN.CO.ID - ROMA. Kasus kematian akibat virus corona di Italia mengalami penurunan. Pada Minggu (18/7/2021), Italia melaporkan hanya tiga kematian dibandingkan 13 kematian sehari sebelumnya. Ini merupakan jumlah korban terendah sejak Agustus lalu. Akan tetapi, jumlah infeksi  baru harian naik tipis menjadi 3.127 dari sebelumnya 3.121.

Reuters memberitakan, pada hari Minggu biasanya terjadi penurunan kasus karena hanya pengujian terbatas yang dilakukan pada akhir pekan. Sehingga, meskipun peningkatan infeksi minimal, hal itu masih mewakili peningkatan harian selama enam hari berturut-turut. Kondisi ini  menggarisbawahi kekhawatiran gelombang penularan baru.

Pakar kesehatan Italia meyakini, lonjakan itu dipicu oleh perayaan selama kejuaraan sepak bola Eropa baru-baru ini, yang dimenangkan Italia. Kemenangan itu memicu pesta jalanan dan gangguan total dalam jarak sosial di banyak kota besar dan kecil.

Kepala lembaga kesehatan Italia, Franco Locatelli, mengatakan usia rata-rata mereka yang terinfeksi adalah 28 tahun. "Pertemuan dan keramaian telah membantu penyebaran virus," katanya kepada surat kabar La Republica, Minggu.

Baca Juga: Pasien nol corona Italia diburu, diduga terinfkesi sebelum kasis Wuhan

Pasien di rumah sakit dengan Covid-19, tidak termasuk mereka yang dirawat intensif, mencapai 1.136 pada hari Minggu. Angka ini naik dari 1.111 sehari sebelumnya, kata kementerian kesehatan.

Ada tiga penerimaan baru ke unit perawatan intensif dibandingkan sembilan kasus pada hari Sabtu. Sementara, jumlah total pasien perawatan intensif turun menjadi 156 dari sebelumnya 162.

Diperkirakan, Pemerintah Italia akan mengumumkan pembatasan terbatas bagi orang-orang yang belum sepenuhnya divaksinasi pada minggu depan, termasuk melarang mereka untuk dilayani di restoran dalam ruangan atau memasuki diskotik, gym, dan stadion olahraga.

Baca Juga: 11 Negara yang berencana mencampur vaksin Covid-19, termasuk Indonesia

Data yang dihimpun Reuters menunjukkan, pada Minggu sore, 49,9% dari semua warga Italia berusia di atas 12 tahun telah divaksinasi lengkap.

Italia telah mencatat 127.867 kematian terkait dengan Covid-19 sejak wabah ini muncul pada Februari tahun lalu. Ini merupakan jumlah korban tertinggi kedua di Eropa setelah Inggris dan tertinggi kedelapan di dunia. Negara ini telah melaporkan 4,29 juta kasus hingga saat ini.

 

Selanjutnya: Inggris: Memakai masker tidak wajib, kembali ke pribadi masing-masing

 

Editor: Barratut Taqiyyah Rafie
Terbaru