kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   14.000   0,48%
  • USD/IDR 16.797   -31,00   -0,18%
  • IDX 8.113   81,27   1,01%
  • KOMPAS100 1.144   12,44   1,10%
  • LQ45 827   6,10   0,74%
  • ISSI 288   4,24   1,49%
  • IDX30 430   3,62   0,85%
  • IDXHIDIV20 516   3,49   0,68%
  • IDX80 128   1,20   0,95%
  • IDXV30 141   1,44   1,04%
  • IDXQ30 140   0,77   0,55%

Kasus Covid-19 terkendali, berikut penjelasan Airlangga Hartato


Selasa, 18 Mei 2021 / 06:15 WIB
Kasus Covid-19 terkendali, berikut penjelasan Airlangga Hartato

Reporter: Abdul Basith Bardan | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) memastikan kasus virus corona (Covid-19) saat ini masih terkendali.

Hal tersebut disampaikan berdasarkan data perkembangan kasus yang ada saat ini. Kasus aktif Covid-19 di Indonesia sebesar 5,2% lebih rendah dibandingkan global sebesar 11,09%.

Sedangkan angka kasus kesembuhan mencapai 92% yang menunjukkan lebih baik dibandingkan tingkat global 86,83%. Sementara untuk kasus kematian di Indonesia 2,8% masih di atas angka global 2,07%.

"Perkembangan kasus Covid-19 relatif masih terkendali," ujar Ketua KPCPEN Airlangga Hartarto saat konferensi pers di Kantor Presiden usai rapat terbatas, Senin (17/5).

Selain perkembangan kasus, Airlangga juga menyampaikan perkembangan keterisian tempat tidur atau Bed Occupancy Rate (BOR) rumah sakit. Ia bilang saat ini BOR rumah sakit secara nasional masih rendah sekitar 29%.

Baca Juga: Efek infeksi virus corona bisa terlihat di kuku Anda, lo

Meski begitu terdapat sejumlah daerah yang memiliki BOR di atas rata-rata nasional tersebut. Mayoritas BOR yang berada di atas rata-rata nasional berada di wilayah Sumatra.

Pemerintah juga akan terus memonitor dampak dari libur Lebaran tahun ini. Berdasarkan data yang ada, terdapat sekitar 1,5 juta orang yang melakukan mudik Lebaran.

"Inilah yang tentunya dalam dua minggu ke depan kita monitor dan mudah-mudahan tidak menimbulkan kenaikan kasus," terang Airlangga.

Mengantisipasi hal tersebut, pemerintah menerapkan tes acak bagi pemudik di wilayah Jawa. Sementara pemudik di wilayah Sumatra diterapkan mandatory test.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

×