kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   14.000   0,48%
  • USD/IDR 16.830   2,00   0,01%
  • IDX 8.132   99,86   1,24%
  • KOMPAS100 1.146   13,97   1,23%
  • LQ45 829   8,49   1,03%
  • ISSI 288   4,60   1,62%
  • IDX30 431   4,26   1,00%
  • IDXHIDIV20 519   5,74   1,12%
  • IDX80 128   1,62   1,28%
  • IDXV30 141   1,99   1,43%
  • IDXQ30 140   1,49   1,07%

KAI Layani 205 Ribu Penumpang WNA Sampai Juli 2023


Jumat, 25 Agustus 2023 / 08:00 WIB
KAI Layani 205 Ribu Penumpang WNA Sampai Juli 2023

Reporter: Diki Mardiansyah | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI mencatat ada 205.078 penumpang Warga Negara Asing (WNA) selama periode Januari sampai dengan Juli 2023, atau meningkat sebesar 82% dibandingkan periode yang sama pada tahun 2022 sejumlah 112.703 penumpang.

VP Public Relations KAI Joni Martinus mengatakan, KAI sebagai salah satu operator transportasi publik berbasis rel di Indonesia, tidak hanya melayani pelanggan domestik, namun juga pelanggan asing dari berbagai negara.

"Peningkatan sebesar 82% dibandingkan tahun yang lalu, menunjukkan peningkatan kepercayaan semua pihak, termasuk di antaranya penumpang WNA terhadap layanan KAI yang andal, aman, dan tepat waktu,” kata Joni dalam keterangan resmi, Kamis (24/8).

Baca Juga: KAI Catat Lonjakan Penumpang 5% di Momen Libur HUT RI ke-75 di Sejumlah Stasiun

Joni menuturkan, kereta api yang menjadi favorit penumpang WNA selama Januari s.d Juli 2023 yaitu KA Argo Wilis (Bandung - Surabaya Gubeng pp) sebanyak 5.793 penumpang, KA Sancaka (Yogyakarta - Surabaya Gubeng pp) sebanyak 4.063 penumpang, dan KA Argo Dwipangga (Gambir - Solo Balapan pp) sebanyak 3.731 penumpang,

Adapun relasi perjalanan yang menjadi favorit WNA pada periode tersebut yaitu relasi Gambir - Bandung (19.352 penumpang), relasi Bandung - Gambir (15.558 penumpang), dan relasi Gambir - Yogyakarta (10.820 penumpang).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

×