kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.536   36,00   0,21%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Jokowi Terbitkan Perpres Baru, Badan Usaha Boleh Ikut Terlibat Vaksinasi Covid-19


Jumat, 25 Februari 2022 / 05:00 WIB

Reporter: Ratih Waseso | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah mengubah kebijakan pengadaan dan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 lewat Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 33 Tahun 2022. Kini, badan usaha boleh terlibat dalam pelaksanaan vaksinasi Covid-19.

Beleid yang diteken Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada 21 Februari 2022 ini merupakan perubahan ketiga atas Perpres Nomor 99 Tahun 2020 tentang Pengadaan Vaksin dan Pelaksanaan Vaksinasi Dalam Rangka Penanggulangan Pandemi Covid-19.

Dalam aturan tersebut ditambahkan satu ketentuan yang berisi bahwa badan usaha atau badan hukum dapat terlibat dalam pelaksanaan vaksinasi Covid-19.

Baca Juga: Vaksin Merah Putih Resmi Dapat Sertifikat Halal dari BPJPH Kemenag

Adapun ketentuan lebih lanjut mengenai pelibatan badan hukum atau badan usaha dalam pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Indonesia detailnya bakal diatur dengan Peraturan Menteri Kesehatan.

Sebelumnya, Perpres Nomor 99 Tahun 2020 perubahan pertama dilakukan melalui Perpres Nomor 14 Tahun 2021. Kemudian diubah kembali melalui Perpres Nomor 50 Tahun 2021 tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Presiden Nomor 99 Tahun 2020 tentang Pengadaan Vaksin dan Pelaksanaan Vaksinasi Dalam Rangka Penanggulangan Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Baca Juga: Ada Kemungkinan Suntikan Vaksin Covid-19 Dosis 4, Ini Kata Jubir Vaksinasi Kemenkes

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

×