Jokowi sebut kunci pertumbuhan ekonomi Indonesia ada pada pengendalian pandemi

Kamis, 25 November 2021 | 06:25 WIB   Reporter: Abdul Basith Bardan
Jokowi sebut kunci pertumbuhan ekonomi Indonesia ada pada pengendalian pandemi

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Presiden Joko Widodo menyebut kondisi pandemi virus corona (Covid-19) menimbulkan berbagai masalah. Tidak hanya masalah kesehatan, pandemi tersebut juga memberikan dampak pada ekonomi dunia. Jokowi mencontohkan distribusi barang yang terganggu akibat pandemi.

"Banyak negara mengalami kelangkaan kontainer sehingga distribusi barang menjadi terganggu," ujar Jokowi saat meresmikan pembukaan rapat koordinasi nasional dan anugerah layanan investasi tahun 2021, Rabu (24/11).

Selain masalah logistik, pandemi juga menimbulkan kelangkaan energi di sejumlah negara. Pandemi Covid-19 juga menimbulkan masalah inflasi yang naik tinggi di seluruh negara.

Kondisi tersebut juga semakin buruk dengan penambahan kenaikan harga produsen. Kondisi tersebut juga dirasakan pada tingkat konsumen. "Dampak-dampak pandemi seperti itu yang tidak pernah diperkirakan sebelumnya," ungkap Jokowi.

Baca Juga: Masih banyak vaksinasi bagi lansia yang masuk ke kategori umum

Kondisi tersebut ditegaskan Jokowi menimbulkan ketidakpastian di seluruh negara. Oleh karena itu, bekas Gubernur DKI Jakarta itu berpesan agar kepala dinas daerah segera memahami kondisi dan melakukan antisipasi.

Selain itu, upaya penanganan pandemi Covid-19 juga menjadi fokus kerja pemerintah. Presiden ketujuh Republik Indonesia itu menegaskan bahwa kondisi pandemi yang terkendali menjadi satu-satunya cara memulihkan ekonomi.

"Kuncinya memang di situ, tanpa bisa mengendalikan covid jangan berharap pertumbuhan ekonomi ada," tegasnya.

Jokowi mencontohkan sejumlah lonjakan yang terjadi di Eropa dan Amerika. Berkaca pada kondisi tersebut, perlu ada upaya dalam mencegah lonjakan kasus dalam libur natal dan tahun baru.

 

Selanjutnya: WHO: Anak berisiko rendah terhadap COVID, vaksin harus diberikan ke negara miskin

Editor: Noverius Laoli
Terbaru