kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.645.000   -50.000   -1,86%
  • USD/IDR 17.867   -20,00   -0,11%
  • IDX 6.394   -55,70   -0,86%
  • KOMPAS100 825   -5,54   -0,67%
  • LQ45 627   -3,56   -0,56%
  • ISSI 224   -2,66   -1,17%
  • IDX30 351   -1,55   -0,44%
  • IDXHIDIV20 428   -1,09   -0,25%
  • IDX80 94   -0,66   -0,69%
  • IDXV30 119   -0,38   -0,32%
  • IDXQ30 111   -0,62   -0,55%

Jelang Nataru, Pemerintah Diminta Waspadai Kenaikan Harga Pangan


Senin, 28 November 2022 / 07:00 WIB

Reporter: Lailatul Anisah | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IKAPPI) meminta pemerintah waspadai lonjakan harga pangan jelang Natal dan Tahun Baru (Nataru). 

Ketua Bidang Penguatan Usaha dan Investasi DPP IKAPPI Ahmad Choirul Furqon mengatakan saat ini sudah ada sejumlah kenaikan pada beberapa komoditas seperti harga daging ayam dan telur dan tomat. 

"Kenaikan tomat bahkan sudah mencapai 2 - 3 kali lipat dari harga normal," kata Furqon pada Kontan.co.id, Minggu (27/11). 

Furqon mencontohkan, harga tomat di Semarang saat ini mencapai Rp. 21. 000 - 22.000 per kg, dan di Kabupaten Tuban sudah mencapai Rp 12.000 per kg-Rp 14.000 per kg. 

Baca Juga: Ini Jurus Pemerintah Redam Kenaikan Harga Jelang Nataru

"Tentu ini menjadi signal bagi pemerintah agar segera melakukan kebijakan strategis," tambah Furqon. 

Sementara menurut Furqon, mengatakan beberapa komoditas lain masih menunjukkan tren harga yang stabil. Namun kata Furqon, pemerintah perlu mewaspadai bahwa kenaikan harga dipastikan akan terjadi menjelang Nataru. 

Pemerintah perlu mewaspadai kenaikan harga pangan agar tidak sampai membuat inflasi tinggi. 

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan pemerintah telah menyiapkan sejumlah langkah dalam mengatasi lonjakan harga menjelang Nataru. 

Untuk meredam kenaikan harga, pemerintah meminta pemerintah darah (Pemda) menggunakan dana daerah untuk mendukung keperluan logistik. Hal ini juga merupakan salah satu upaya meredam kenaikan inflasi di akhir tahun nanti. 

Baca Juga: Sambut Natal dan Tahun Baru, Sejumlah Harga Komoditas Pangan Ini Malah Turun

Lebih lanjut, Menko Airlangga juga menyampaikan arahan lainnya kepada daerah untuk melakukan perluasan kerja sama antar daerah (KAD) intra kawasan guna mengurangi disparitas harga dan mendistribusikan pasokan dari daerah surplus ke daerah defisit. 

Selain itu, optimalisasi pelaksanaan Operasi Pasar atau Bazar Pangan Murah maupun Ketersediaan Pasokan dan Stabilisasi Harga (KPSH) juga perlu dilakukan untuk memastikan keterjangkauan harga dengan melibatkan berbagai stakeholders.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Terpopuler
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

×