kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.900.000   50.000   1,75%
  • USD/IDR 17.015   -85,00   -0,50%
  • IDX 7.279   308,18   4,42%
  • KOMPAS100 1.006   48,66   5,08%
  • LQ45 734   31,96   4,56%
  • ISSI 261   11,11   4,45%
  • IDX30 399   16,64   4,35%
  • IDXHIDIV20 487   15,47   3,28%
  • IDX80 113   5,31   4,92%
  • IDXV30 135   4,22   3,24%
  • IDXQ30 129   4,64   3,73%

Jaga Daya Beli Pasca Harga BBM Naik, Anggaran Bansos Ditambah Rp 24,17 Triliun


Minggu, 04 September 2022 / 05:45 WIB

Reporter: Bidara Pink | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah resmi menaikkan harga BBM bersubsidi per Sabtu (3/9) pukul 14.30 WIB.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif mengumumkan, kenaikan harga BBM bersubsidi jenis Pertalite dari Rp 7.650 per liter menjadi Rp 10.000 per liter. Kemudian solar bersubsidi juga meningkat dari Rp 5.150 per liter menjadi Rp 6.800 per liter.

Namun, rupanya, tak hanya harga BBM bersubsidi saja yang naik. Harga BBM Pertamax non subsidi juga dinaikkan dari Rp 12.500 per liter menjadi Rp 14.500 per liter.

Baca Juga: Berikut Daftar Harga BBM Terbaru Pertamina Pasca Kenaikan Harga BBM

Meski harga BBM naik, Menteri Keuangan Sri Mulyani memastikan, pemerintah akan tetap berupaya menjaga daya beli masyarakat. Hal ini dengan memberikan tambahan bantuan sosial sebesar Rp 24,17 triliun.

“Maka, sebagian dari belanja yang tadinya untuk keseluruhan subsidi, akan digunakan untuk memberikan bantuan sosial kepada masyarakat. Ada tambahan Rp 24,17 triliun,” tambah Sri Mulyani, sesaat setelah Arifin selesai membacakan keputusan pemerintah.

Sri Mulyani berharap, tambahan jaring pengaman sosial yang sudah ditebar pemerintah ini mampu menahan penambahan jumlah kemiskinan akibat meningkatnya harga BBM. Ia juga memastikan, pemerintah tetap akan memberikan berbagai program yang akan menjaga daya beli masyarakat.

Sri Mulyani juga tak menampik kenaikan harga BBM ini akan membawa dampak terhadap peningkatan inflasi dan progres pemulihan ekonomi. Untuk itu, dirinya dan jajaran pemerintah akan berupaya untuk terus memantau dan memasang kuda-kuda agar laju pertumbuhan ekonomi tak tersendat.

Baca Juga: Buruh Bakal Lakukan Aksi Tolak Kenaikan Harga BBM

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kontan & The Jakarta Post Executive Pass

×