kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   -2.000   -0,08%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

IPO Ant Group milik Jack Ma sulit dilakukan sebelum 2022 karena alasan ini


Rabu, 02 Desember 2020 / 00:20 WIB

Sumber: Yahoo Finance | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -   BEIJING. Pencatatan saham perdana atau IPO Ant Group milik Jack Ma yang didukung Alibaba Group Holding sulit dilakukan sebelum 2022. Hal itu terjadi karena banyaknya aturan baru yang diterbitkan otoritas China untuk dipenuhi oleh Ant Group sebelum melantai di bursa saham.

Bloomberg melaporkan pada hari Minggu, seperti dikutip Yahoo Fihance, bahwa IPO Ant Grup semakin sulit dilaksanakan setelah regulator China menuntut Ant mematuhi aturan baru dan yang diusulkan berlaku untuk berbagai bidang termasuk pinjaman konsumen, pejabat regulasi yang mengetahui masalah tersebut mengatakan kepada Bloomberg.

Para pejabat dilaporkan mengatakan bahwa tidak mungkin dengan begitu banyak pekerjaan yang harus dilakukan oleh Ant dalam memenuhi kerangka peraturan baru dan beberapa aturan yang berlaku belum jelas bahwa IPO akan dilakukan sebelum 2022.

Baca Juga: Melihat dibalik keputusan China menghentikan IPO Ant Group milik Jack Ma

Prioritas langsung bagi Beijing adalah bahwa Ant yang didirikan Jack Ma mematuhi peraturan yang berubah, Bloomberg mencatat, mengutip para pejabat.

Satuan tugas bersama yang dipimpin oleh Komite Stabilitas dan Pengembangan Keuangan - regulator sistem keuangan - bersama departemen bank sentral China dan regulator lainnya mengawasi Ant dan berhubungan dengan perusahaan untuk mengumpulkan data dan material, menurut dua sumber Bloomberg.

Satgas tengah mempelajari restrukturisasi perusahaan dan juga menyusun aturan baru untuk industri itu sendiri. Di bawah draf aturan baru yang diantar pada November, Ant akan diminta menambah modal hingga US$ 12 miliar, kata Bloomberg.

Bulan ini, CEO Ant Group Daniel Zhang memuji draf baru Beijing sebagai "tepat waktu dan perlu".

Sikap CEO sangat berbeda dari Ma yang telah mengkritik bankir dan regulator China menjelang IPO yang sekarang ditangguhkan, yang mengarah pada teguran.

Selanjutnya: Warren Buffett tengah bersiap menghadapi kejatuhan pasar berikutnya?

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Terpopuler
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

×