kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.711.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.831   13,00   0,07%
  • IDX 6.008   121,62   2,07%
  • KOMPAS100 794   18,85   2,43%
  • LQ45 597   10,61   1,81%
  • ISSI 206   5,10   2,54%
  • IDX30 339   4,60   1,38%
  • IDXHIDIV20 418   3,54   0,86%
  • IDX80 90   1,96   2,24%
  • IDXV30 113   2,76   2,50%
  • IDXQ30 109   1,12   1,03%

Ini tiga pilar yang digunakan BI untuk dorong perkembangan ekonomi keuangan syariah


Kamis, 22 April 2021 / 09:10 WIB

Reporter: Bidara Pink | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Bank Indonesia (BI) bakal terus memperkuat sinergi dalam pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia. 

“Langkah sinergi dan upaya BI dalam mendorong perkembangan ekonomi keuangan syariah dilakukan lewat pendekatan tiga pilar,” kata Gubernur BI Perry Warjiyo, Rabu (21/4). 

Perry memerinci, tiga pilar yang dimaksud. Pertama, pemberdayaan ekonomi syariah melalui pengembangan ekosistem Halal Value Chain (HVC).  Termasuk di dalamnya, memperkuat dan memperluas peran perempuan dalam berjalannya ekonomi keuangan syariah dan perekonomian nasional. 

Kedua, pendalaman pasar keuangan syariah baik komersial maupun sosial. Ketiga, penguatan riset, asesmen dan edukasi, termasuk diantaranya edukasi gaya hidup halal. 

Baca Juga: Ini cara BI memberdayakan perempuan dalam ekonomi dan keuangan syariah

Perry menyebut, karena sinergi dalam pengembangan ekonomi dan keuangan syariah telah menunjukkan kinerja yang baik. Bahkan pada tahun 2020, Indonesia mendapatkan peringkat ke-4 terkait pengembangan ekonomi dan keuangan syariah Indonesia berdasarkan laporan State of The Global Islamic Economy (SGIE). 

Selain itu, industri keuangan syariah Indonesia berhasil naik ke peringkat ke-2 berdasarkan Islamic Finance Development Index. 

Selanjutnya: Yakin bunga KPR sudah turun? Simak kata Bank Indonesia, bankir dan nasabah

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

×