kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.844.000   -183.000   -6,05%
  • USD/IDR 16.775   -30,00   -0,18%
  • IDX 8.123   199,87   2,52%
  • KOMPAS100 1.137   29,35   2,65%
  • LQ45 824   17,48   2,17%
  • ISSI 289   10,45   3,75%
  • IDX30 430   9,01   2,14%
  • IDXHIDIV20 515   9,13   1,81%
  • IDX80 127   3,21   2,60%
  • IDXV30 141   5,28   3,90%
  • IDXQ30 139   1,96   1,43%

Ini Sumbangan Barang Berbahan Baku Impor Terhadap Inflasi


Kamis, 05 Januari 2023 / 06:00 WIB
Ini Sumbangan Barang Berbahan Baku Impor Terhadap Inflasi

Reporter: Bidara Pink | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Inflasi barang impor (imported inflation) turut memberi andil terhadap kinerja inflasi umum Indoneisa pada 2022. 

Data yang didapat Kontan.co.id dari Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan, ada beberapa kelompok komoditas dengan bahan baku impor yang memberi andil terbesar dalam imported inflation pada akhir tahun lalu. 

Seperti contohnya komoditas pakaian. Dengan inflasi sebesar 1,39% secara tahunan alias year on year (YoY), komoditas ini memberi andil pada inflasi sebesar 0,059%. 

Kemudian ada komoditas tahu mentah yang mencatat inflasi 14,32% YoY, dengan andil 0,051%. Disusul komoditas tempe dengan inflasi 13,88% YoY dan andil 0,05%. 

Baca Juga: Beberapa Asumsi Makro Meleset di 2022, Mulai Inflasi Hingga Nilai Tukar Rupiah

Tempe dan tahu merupakan pangan yang berasal dari kedelai. Nah, kedelai adalah salah satu komoditas yang diimpor oleh Indonesia.  Ada juga komoditas mie kering instan yang pada Desember 2022 mengalami inflasi sebesar 11,98% YoY. Sumbangannya terhadap inflasi sebesar 0,038%. 

Selanjutnya, komoditas daging sapi mencatat inflasi 4,62% YoY. Ini memberi sumbangan sebesar 0,027%. Plus komoditas tepung terigu mencatat inflasi mencapai 23,22% YoY, dengan andil pada inflasi sebesar 0,01%. 

Total kontribusi komoditas-komoditas tersebut adalah sebesar 0,238% terhadap inflasi. Asal tahu saja, inflasi pada tahun 2022 sebesar 5,51% YoY. 

Ini melampaui batas atas target inflasi Bank Indonesia (BI) yang sebesar 4% YoY.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Kontan Academy
SPT Tahunan PPh Coretax: Mitigasi, Tips dan Kertas Kerja Investing From Zero

×