kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.947.000   0   0,00%
  • USD/IDR 16.843   41,00   0,24%
  • IDX 8.265   -25,61   -0,31%
  • KOMPAS100 1.168   -3,76   -0,32%
  • LQ45 839   -2,54   -0,30%
  • ISSI 296   -0,31   -0,10%
  • IDX30 436   -0,20   -0,04%
  • IDXHIDIV20 521   0,94   0,18%
  • IDX80 131   -0,34   -0,26%
  • IDXV30 143   0,44   0,31%
  • IDXQ30 141   0,17   0,12%

Ini Kata PLN Soal Tudingan PLTU Jadi Penyebab Polusi Udara di Jakarta


Kamis, 17 Agustus 2023 / 07:00 WIB
Ini Kata PLN Soal Tudingan PLTU Jadi Penyebab Polusi Udara di Jakarta

Reporter: Diki Mardiansyah | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Polusi udara menghantui wilayah Jakarta dan sekitarnya. Sektor industri, transportasi, dan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) disorot sebagai penyebab buruknya kualitas udara di Jakarta.

Menanggapi hal tersebut, Executive Vice President (EVP) Operasi Sistem Ketenagalistrikan PLN Dispriansyah membantah, industri dan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) berbasis batubara menjadi penyebab polusi udara Jakarta yang memburuk dan semakin parah.

Dispriansyah mengatakan, industri PLTU di sekitar Jakarta sudah beroperasi sejak puluhan tahun. Pada saat pandemi Covid-19 pun, keberadaan PLTU tidak mempengaruhi kualitas udara di Jakarta. Memang, PLTU beroperasi tidak baru-baru ini, tetapi sudah lebih dari dua tahun lalu.

Baca Juga: KLHK Bantah Informasi Polusi Udara di Jakarta Berasal dari PLTU

"Transportasi justru yang menjadi penyebab polusi udara yang semakin buruk," kata Dispriansyah saat ditemui Kontan.co.id, Selasa (15/8).

Selain transportasi, kata Dispriansyah, cuaca yang lebih panas akhir-akhir ini juga disinyalir menjadi penyebab polusi udara di Jakarta.

Menurut data dari situs IQAir, kota Jakarta menduduki peringkat ketiga sebagai kota terburuk kualitas udaranya di dunia.

Adapun tingkat baik atau buruknya suatu kualitas udara adalah dinilai berdasarkan tingkat PM 2,5-nya. Semakin tinggi angka PM 2,5, maka semakin buruk juga kualitas udara di suatu daerah.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

×