kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.904.000   -43.000   -1,46%
  • USD/IDR 16.860   17,00   0,10%
  • IDX 8.219   -46,54   -0,56%
  • KOMPAS100 1.158   -9,96   -0,85%
  • LQ45 831   -8,54   -1,02%
  • ISSI 295   -1,34   -0,45%
  • IDX30 433   -2,69   -0,62%
  • IDXHIDIV20 518   -3,07   -0,59%
  • IDX80 129   -1,12   -0,85%
  • IDXV30 143   -0,06   -0,05%
  • IDXQ30 140   -1,10   -0,78%

Ini alasan ekonom Bank Danamon proyeksi BI baru kerek suku bunga di akhir 2022


Rabu, 22 September 2021 / 10:40 WIB
Ini alasan ekonom Bank Danamon proyeksi BI baru kerek suku bunga di akhir 2022

Reporter: Bidara Pink | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bank Danamon memproyeksikan, Bank Indonesia (BI) baru mengerek suku bunga acuan atawa BI 7 Day Reserve Repo Rate (BI7-DRRR) pada akhir tahun 2022 mendatang.

Namun, Ekonom Bank Danamon Wisnu Wardhana menegaskan, proyeksi tersebut dengan catatan bahwa pemulihan ekonomi tampak nyata di tahun depan.

“Dengan catatan, jika pemulihan ekonomi akan berjalan sesuai dengan ekspektasi, maka perubahan suku bunga acuan akan terjadi di sekitar akhir tahun depan,” kata dia kepada Kontan.co.id, Selasa (21/9).

Baca Juga: Ekonom: BI akan pertahankan kebijakan suku bunga rendah hingga akhir 2021

Wisnu menambahkan, sepertinya bank sentral masih akan mempertahankan sikap akomodatifnya sedikit lebih lama dari perkiraan.

Hal ini mengingat komitmen BI untuk membeli Surat Berharga Negara (SBN) di pasar perdana pada tahun depan, lewat Surat Keputusan Bersama (SKB) III dengan Menteri Keuangan Sri Mulyani.

Nah, untuk tahun ini, ia memperkirakan BI masih akan mempertahankan suku bunga acuan di level 3,50% mengingat masih adanya ketidakpastian yang tetap tinggi di pasar keuangan global.

Selanjutnya: Sentimen negatif selimuti pasar obligasi jadi penyebab hasil lelang sukuk turun

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

×