kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.980.000   16.000   0,81%
  • USD/IDR 16.488   106,00   0,65%
  • IDX 7.830   -121,60   -1,53%
  • KOMPAS100 1.089   -17,02   -1,54%
  • LQ45 797   -14,45   -1,78%
  • ISSI 265   -3,29   -1,23%
  • IDX30 413   -7,90   -1,88%
  • IDXHIDIV20 481   -7,60   -1,56%
  • IDX80 120   -2,17   -1,77%
  • IDXV30 129   -2,94   -2,22%
  • IDXQ30 134   -2,35   -1,73%

Ingin Memantau Langsung Kondisi Dalam Negeri, Presiden RI Batal Bertandang ke China


Minggu, 31 Agustus 2025 / 08:17 WIB
Ingin Memantau Langsung Kondisi Dalam Negeri, Presiden RI Batal Bertandang ke China
ILUSTRASI. Presiden Prabowo Subianto menyampaikan arahan pada Peresmian dan Pembukaan Apkasi Otonomi Expo 2025: Trade, Tourism, Investment, and Procurement di ICE BSD, Tangerang, Banten, Kamis (28/8/2025).

Reporter: kompas.com | Editor: Hasbi Maulana

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Presiden RI Prabowo Subianto batal hadir memenuhi undangan pemerintah China untuk datang ke negara Tirai Bambu pada awal September 2025 ini. 

Keputusan ini diambilnya dengan sejumlah pertimbangan matang terkait dinamika yang terjadi di Tanah Air. 

"Oleh karena itu, Bapak Presiden Prabowo Subianto dengan kerendahan hati dan dengan memohon maaf kepada pemerintah Tiongkok, beliau memutuskan untuk belum dapat menghadiri undangan dari pemerintah Tiongkok," ujar Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi dalam keterangan videonya, Sabtu (30/8/2025). 

Baca Juga: Perdana Menteri Pemerintahan Houthi Tewas dalam Serangan Udara Israel di Sana’a

Menurut Prasetyo, Kepala Negara ingin memantau secara langsung dinamika yang terjadi di dalam negeri. 

"Tentu saja karena dinamika di dalam negeri, Bapak Presiden ingin terus memantau secara langsung. Beliau juga ingin terus memonitor secara langsung," ujar Prasetyo. 

Juru Bicara Prabowo ini juga menyebut Kepala Negara ingin memimpin dan mencari solusi terbaik untuk bangsa Indonesia. 

"Kemudian juga beliau ingin memimpin secara langsung dan mencari penyelesaian-penyelesaian yang terbaik," ungkapnya lagi. 

Baca Juga: TikTok Hentikan Sementara Fitur Siaran Langsung di Indonesia

Selain itu, menurut Prasetyo, Prabowo sebagai Presiden RI mendapat sejumlah undangan dari berbagai pihak. 

Salah satunya, Prabowo diundang untuk menghadiri sidang tahunan Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB) pada bulan September.  

"Pada bulan September ada beberapa undangan dari beberapa pihak yang mengundang Presiden Prabowo Subianto, yang salah satunya adalah undangan untuk beliau menghadiri sidang tahunan PBB di New York," ucapnya. 

Hal ini juga menjadi salah satu pertimbangan lain bagi Kepala Negara. 

Baca Juga: Rolls-Royce Pertimbangkan Pendanaan untuk Proyek Nuklir Kecil

"Yang ini membuat salah satu pertimbangan bagi beliau di dalam memutuskan hadir atau tidaknya beliau memenuhi undangan dari Pemerintah Tiongkok," ujar Prasetyo.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Prabowo Batal ke China, Ingin Pantau Dinamika di Tanah Air" 

Selanjutnya: Car Free Day Tetap Diadakan Minggu (31/8), Pramono Pastikan Hadir

Menarik Dibaca: Cara Membersihkan Mesin Pembuat Kopi yang Tepat agar Higienis dan Tahan Lama

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Kontan Academy
[Intensive Workshop] AI-Powered Scenario Analysis AYDA dan Penerapannya, Ketika Debitor Dinyatakan Pailit berdasarkan UU. Kepailitan No.37/2004

×