kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.946.000   102.000   3,59%
  • USD/IDR 16.807   4,00   0,02%
  • IDX 8.147   24,12   0,30%
  • KOMPAS100 1.146   9,03   0,79%
  • LQ45 833   9,07   1,10%
  • ISSI 287   -1,72   -0,60%
  • IDX30 433   3,38   0,79%
  • IDXHIDIV20 520   5,37   1,04%
  • IDX80 128   1,27   1,00%
  • IDXV30 142   0,85   0,61%
  • IDXQ30 140   0,75   0,54%

Hyundai dan Kia didenda US$ 210 juta karena lamban melakukan penggantian unit


Senin, 30 November 2020 / 01:00 WIB
Hyundai dan Kia didenda US$ 210 juta karena lamban melakukan penggantian unit

Reporter: Anggar Septiadi | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Hyundai Motor America, dan Kia Motor America didenda National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA) lantaran dinilai lamban dalam melakukan penggantian unit rusaknya di pasaran. 

Mengutip Bloomberg, Minggu (29/11), kedua perusahaan telah sepakat membayar denda total US$ 210 jta. US$ 140 juta ddikenakan kepada KIA, sedangkan Hyundai didenda US$ 70 juta.

“Keamanan adalah prioritas utama kami. Sangat penting buat pabrikan untuk segera melakukan penggantian unit dan memberikan informasi yang cukup bagi otoritas,” ungkap Deputy Administrator NHTSA James Owen. 

Selain mesti membayar denda, Kia juga diwajibkan mendirikan kantor keamanan khusus di AS, sementara Hyundai diwajibkan membangunan fasilitas uji keamanan. Keuda perusahaan juga diwajibkan menggunakan jasa audit independen yang mesti melaporkan tinjauan komperhensif terhadap aspek kemanan kepada NHTSA.

Baca Juga: Tesla kalahkan gabungan kapitalisasi Toyota, Volkswagen, GM, Ford, FFCA & PUGOY

Hyundai dan Kia juga diwajibkan menyusun program analisis untuk mendeteksi kecacatan produksi yang lebih baik. Adapun cacat produksi kedua pabrikan ini ditemukan karena adanya tumpukan kotoran di saluran oli yang mengakibatkan indikator mesin di dasbor akan terus menyala sebelum mesin mati. NHTSA sendiri mengaku belum menemukan kasus kecelakaan akibat cacat pabrik ini.

“Kami menghargai ketentuan dari Departemen Tranportasi AS, dan NHTSA serta akan terus bekerja samauntuk menidentifikasi dan menangani potensi masalah keselamatan,” tulis Hyundai dalam keterangan resminya. 

Sementara KIA America dalam pernyataan resminya juga mengapresiasi langkah otoritas keamanan AS yang telah memberikan teguran kepada perusahaan. Adapun Executive Director Center for Auto Safety Jason Levine juga turut memberikan apresiasi kepada dua perusahaan tersebut. “Langkah otoritas menguatkan kekhwatiran jutaan konsumen yang tentang bahaya kemanan berkendara,” ungkapnya.

Selanjutnya: Volkswagen teken kesepakatan dengan Traton-Navistar senilai US$ 3,7 miliar

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Kontan Academy
SPT Tahunan PPh Coretax: Mitigasi, Tips dan Kertas Kerja Investing From Zero

×