kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   14.000   0,48%
  • USD/IDR 16.830   2,00   0,01%
  • IDX 8.132   99,86   1,24%
  • KOMPAS100 1.146   13,97   1,23%
  • LQ45 829   8,49   1,03%
  • ISSI 288   4,60   1,62%
  • IDX30 431   4,26   1,00%
  • IDXHIDIV20 519   5,74   1,12%
  • IDX80 128   1,62   1,28%
  • IDXV30 141   1,99   1,43%
  • IDXQ30 140   1,49   1,07%

Hingga September, KUR senilai Rp 30,18 miliar mengalir via kanal digital


Selasa, 10 November 2020 / 17:10 WIB
Hingga September, KUR senilai Rp 30,18 miliar mengalir via kanal digital

Reporter: Maizal Walfajri | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Guna memperluas dan mempercepat penyaluran kredit usaha rakyat (KUR) di tengah pandemi, Pemerintah menggandeng platform digital.

Deputi Gubernur Bank Indonesia Sugeng menyatakan bank Himbara yakni Mandiri, BNI, dan BRI telah menjalin kerja sama dengan platform digital Grab, Shopee, Tokopedia, dan GoJek dalam menyalurkan KUR.

“Langkah kolaborasi ini sangat penting dengan situasi sekarang dalam pemulihan ekonomi nasional,” ujar Sugeng pada Senin (9/11).

Baca Juga: Soal pembobolan dana nasabah Maybank, begini kata YLKI

Berdasarkan data Bank Indonesia, penyaluran KUR melalui platform digital ini telah mencapai Rp 31,08 miliar. Kredit dengan bunga rendah itu telah disalurkan kepada 294 mitra platform digital.

Bila dirinci, penyaluran KUR melalui Grab Rp 6,5 miliar. Sedangkan lewat Shopee, KUR mengucurkan KUR sebesar Rp 10,55 miliar kepada 71 debitur UMKM.

Selain itu, penyaluran KUR kepada 116 mitra UMKM Tokopedia sebesar Rp 9,31 miliar. Tak mau kalah, penyaluran KUR lewat GoJek sebanyak Rp 4,72 miliar kepada 45 debitur UMKM.

Selanjutnya: Perketat pengawasan koperasi, Kemenkop UKM rilis aturan main baru Permenkop 9/2020

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

×