kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45963,73   -4,04   -0.42%
  • EMAS1.310.000 0,00%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Hingga Semester I, Transcoal Pacific (TCPI) Sudah Tambah Empat Armada Baru


Senin, 17 Juli 2023 / 04:25 WIB
Hingga Semester I, Transcoal Pacific (TCPI) Sudah Tambah Empat Armada Baru

Reporter: Vina Elvira | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Emiten pelayaran, PT Transcoal Pacific Tbk (TCPI) berencana menambah delapan armada kapal baru untuk memaksimalkan kinerjanya tahun ini.  Hingga kini pihaknya sudah merealisasikan penambahan armada tersebut sebanyak empat kapal dari total delapan kapal yang direncanakan. 

Mengutip catatan KONTAN, pada tahun ini perseroan secara bertahap berencana menambah setidaknya dua unit floating crane, dua unit pusher tugs dan, empat unit pusher barges

Untuk merealisasikan rencana tersebut, TCPI  menyiapkan alokasi belanja modal atau capital expenditure (Capex) sebesar Rp 720 miliar, yang di mana Rp 650 miliar di antaranya digunakan untuk pengadaan armada baru.  

Corporate Secretary Transcoal Pacific Anton Ramada mengatakan, TCPI telah merealisasikan penambahan armada yaitu  dua unit floating crane, di mana satu unit sudah dioperasikan dan satu dalam proses penyelesaian. Kemudian ada satu unit tug boat dan satu unit pusher barge. 

Baca Juga: Kinerja Kuartal II Membaik, Transcoal Pacific (TCPI) Pacu Kinerja di Sisa 2023

“Sedangkan sisanya kami berharap dapat direalisasikan tahun ini,” ujar Anton, kepada Kontan.co.id, Jumat (14/7). 

Untuk penambahan empat armada tersebut perseroan telah mengeluarkan belanja modal sebesar Rp 342 miliar. Angka ini setara 52,61% dari total dana capex yang dianggarkan untuk penambahan kapal di tahun ini.

Sebagai tambahan informasi, sebelumnya perseroan mengoperasikan armada sebanyak 47 tug, 41 barge, 3 mother vessel, dan 2 floating crane.

Per kuartal I-2023, pendapatan Transcoal Pacifik mengalami penyusutan 8% menjadi Rp 384,07 miliar. Sedangkan pada periode yang sama tahun lalu, TCPI meraih pendapatan sebesar Rp 417,55 miliar. 

Sedangkan dari sisi bottom line, laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk naik tipis 1,28%, dari semula Rp 40,69 miliar di kuartal I-2022, menjadi Rp 41,25 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU

×