Ekonomi

Hingga Maret 2021 penyaluran kredit UMKM Bank OCBC NISP mendekati Rp 19 triliun

Jumat, 11 Juni 2021 | 07:10 WIB   Reporter: Amanda Christabel
Hingga Maret 2021 penyaluran kredit UMKM Bank OCBC NISP mendekati Rp 19 triliun

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank OCBC NISP Tbk mendukung pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) mulai dari rekening yang dirancang khusus untuk pelaku usaha, kredit modal kerja, kredit investasi, fasilitas dan layanan untuk meningkatkan efisiensi usaha serta program pemberdayaan untuk meningkatkan kapasitas diri.

Sejalan dengan program prioritas pemerintah untuk memberdayakan UMKM, penyaluran kredit ke sektor UMKM didukung oleh prospek yang cukup baik dari sektor UMKM. Mengingat UMKM memiliki daya tahan tinggi sebagai penopang ekonomi negara, dan dapat pula menyerap banyak tenaga kerja.

Direktur Bank OCBC NISP, Hartati mengatakan kepada KONTAN, Kamis (10/6), hingga Maret 2021 penyaluran kredit UMKM Bank OCBC NISP mendekati Rp19 triliun atau lebih dari 16% dari total penyaluran kredit Bank.

Baca Juga: Bisnis wealth management BCA, Bank Commonwealth dan OCBC NISP makin tumbuh subur

“Dengan penyaluran kredit ke sektor ini, kami berharap dapat berkontribusi positif pada perekonomian Indonesia seiring dengan upaya untuk memenuhi regulasi. Tentunya hal ini dijalankan dengan tetap menerapkan prinsip kehati-hatian,” ujar Hartati.

Strategi Bank OCBC NISP dalam menyalurkan kredit UMKM yakni dengan menyediakan produk dan layanan yang dibutuhkan nasabah. Bank OCBC NISP memiliki program #TAYTB Women Warriors yang ditujukan untuk pelaku usaha wanita, termasuk UMKM. 

Hartati berujar, “Bank OCBC NISP juga memiliki program KTA CashBiz yang dapat dimanfaatkan oleh pelaku usaha kecil. Bank menawarkan pendanaan hingga Rp200 juta dengan proses yang mudah, karena pengajuan dilakukan secara online. Ini diharapkan dapat membantu mendorong pelaku usaha kecil untuk mengembangkan bisnisnya di situasi menantang," katanya.

Selanjutnya: Daftar peringkat bank aset terbesar di Indonesia berubah, Mandiri nomor 1, OCBC ke-7

 

Editor: Handoyo .
Terbaru