kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45919,51   10,20   1.12%
  • EMAS1.350.000 0,52%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Hingga Kuartal I 2023, Zi.Care Telah Beroperasi di Lebih 100 Unit Rumah Sakit


Sabtu, 15 April 2023 / 08:30 WIB
Hingga Kuartal I 2023, Zi.Care Telah Beroperasi di Lebih 100 Unit Rumah Sakit

Reporter: Selvi Mayasari | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Startup teknologi di sektor healthcare, Zi.Care, mendapatkan Surat Minat (Letter of Intent) dari pihak investor yang akan memimpin putaran I seri A sebesar US$ 3 juta untuk Perusahaan.

Investor yang akan memimpin seri pendanaan ini adalah dari Oriza Greenwillow Technology Fund, dana kelolaan investasi modal ventura dari Singapura yang berokus pada investasi perusahaan teknologi Startup di regional Asia Tenggara yang bergerak pada sektor Smart Cities dan Healthcare Technologies.

Berdasarkan siaran pers yang diterima Kontan.co.id Jumat (14/4), investor telah berkomitmen untuk melakukan investasi sebesar US$ 2 juta, atau lebih dari separuh nilai dari total seri pendanaan Series A ini.

Selain Greenwillow, akan ada beberapa perusahaan invesatasi modal ventura lainnya dari regional yang akan berpartisipasi dalam putaran pendanaan Series A ini.

Baca Juga: Literasi Digital Mahasiswa Generasi Z: Produktif Menggunakan Media Sosial Secara Etis

Manajemen Zi.Care menjelaskan bahwa Zi.Care berawal sebagai aplikasi yang berfokus untuk membantu serta meningkatkan penetrasi digitalisasi pada sektor kesehatan di Indonesia, dengan tujuan untuk meningkatkan mutu dan standar pelayanan masyarakat di fasilitas kesehatan.

"Hingga kuartal-I tahun 2023 sendiri, Zi.Care telah beroperasi terhadap lebih dari 100 unit rumah sakit. Ke depan, Zi.Care memiliki visi untuk terus mendigitalisasi seluruh fasilitas pelayanan kesehatan di Indonesia," ujar Manajemen Zi.Care, dalam keterangannya.

Melalui pendanaan ini, Zi.Care akan meningkatkan komitmennya untuk fokus meningkatkan digitalisasi pada sektor kesehatan. Hal ini dinilai akan sangat dibutuhkan oleh sektor kesehatan di Indonesia, terutama pasca pandemi Covid-19.

Zi.Care dan Greenwillow berkomitmen untuk terus mendukung pemerintah Indonesia, khususnya Kementerian Kesehatan untuk dapat bersinergi dalam meningkatkan digitalisasi pada sektor kesehatan, khususnya implementasi rekam medis di Indonesia sesuai dengan visi-misi Zi.Care.

"Di Indonesia sendiri, terdapat lebih dari 3.300 rumah sakit, 10.000 klinik, dan 270 juta pasien. Zi.Care Bersama dengan Greenwillow melihat ini sebagai potensi besar untuk pertumbuhan industri kesehatan di Indonesia pada tahun-tahun mendatang," tambah Manajemen Zi.Care.

Zi.Care dan Greenwillow juga melihat potensi pertumbuhan sektor kesehatan ini masih sangatlah besar dan menjanjikan.

Baca Juga: Hannover Messe 2023, Ajang Branding Sektor Manufaktur Indonesia

Hal ini dapat dilihat dari mulai bertambahnya investasi pada sektor kesehatan di Indonesia dibandingkan dengan negara lainnya.

Selain itu didukung juga oleh alokasi APBN sektor kesehatan yang juga mulai meningkat beberapa tahun bahkan pada tahun 2022 mencapai Rp 179 triliun, nilai tertinggi sepanjang sejarah APBN untuk sektor Kesehatan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Kontan Academy
Success in B2B Selling Omzet Meningkat dengan Digital Marketing #BisnisJangkaPanjang, #TanpaCoding, #PraktekLangsung

×