kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Hingga Februari, outstanding transaksi kartu kredit BCA mencapai Rp 8,7 triliun


Jumat, 12 Maret 2021 / 06:30 WIB

Reporter: Maizal Walfajri | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Central Asia Tbk terus memacu transaksi kartu kredit bagi para nasabah. Direktur BCA Santoso menyatakan bank telah menurunkan suku bunga kartu kredit untuk pembelanjaan dan penarikan tunai dari sebelumnya 2,25% menjadi 2%. 

Hal itu sesuai dengan ketentuan Bank Indonesia sebagai regulator industri perbankan di Indonesia. 

Santoso menyatakan BCA akan menyesuaikan kebijakan produk dan layanan sesuai kondisi terkini dan dinamika kebutuhan nasabah khususnya dalam perkembangan situasi pandemi Covid-19.

Baca Juga: Sah! Sekarang bank bisa dapat pendapatan dari transaksi kartu uang elektronik

“Hingga Februari 2021, transaksi kartu kredit BCA mencapai hingga Rp 8,7  triliun secara year to date. BCA juga mencatatkan jumlah kartu kredit yang beredar mencapai 4,2  Juta. Hal ini merupakan suatu bentuk kepercayaan nasabah yang tetap menggunakan kartu kredit BCA dalam memenuhi kebutuhannya,” kata Santoso kepada Kontan.co.id pada Rabu (10/3).

Ia menambahkan, BCA secara konsisten memberikan nilai tambah kepada nasabah kartu kredit dengan menghadirkan berbagai promo menarik di berbagai segmen kebutuhan nasabah. 

Ke depannya, BCA juga akan terus menghadirkan program atau promo menarik kartu kredit untuk memenuhi kebutuhan nasabah.

Selanjutnya: BRI bidik pertumbuhan transaksi kartu kredit dobel digit pada tahun 2021

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU

×