Hingga April, BRI Kantongi Pendapatan Bunga Bersih Sebesar Rp 20,49 Triliun

Rabu, 29 Juni 2022 | 05:10 WIB   Reporter: Dina Mirayanti Hutauruk
Hingga April, BRI Kantongi Pendapatan Bunga Bersih Sebesar Rp 20,49 Triliun


KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pendapatan bunga bersih atau net interest income (NII) perbankan terus mengalami peningkatan sejalan dengan ekspansi kredit yang semakin berjalan baik. Bahkan, pertumbuhan pendapatan bunga bersih itu jauh melampaui ekspansi kredit.

PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) misalnya mencatatkan NII secara bank only per April 2022 sebesar Rp 20,49 triliun, tumbuh 14,5% secara year on year (YoY). Sedangkan kredit bank ini baru tumbuh sebesar 9,7% YoY di periode tersebut ke Rp 989,5 triliun. 

Pendapatan bunga BRI sebetulnya baru tumbuh 7,78% menjadi Rp 41,09 triliun. Namun, di saat yang sama, beban bunga bank ini turun 17,2% menjadi Rp 6,7 triliun membuat pendapatan bunga bersihnya tumbuh tinggi. 

Aestika Oryza Gunarto Sekretaris Perusahaan BRI mengatakan, salah satu pendorong peningkatan NII BRI yakni penurunan beban bunga. 

Baca Juga: Genjot Bisnis KPR, BNI Gelar Akad 5.476 Debitur FLPP

“Hal ini tak lepas dari strategi perseroan yang terus mendorong proporsi dana murah (CASA) sehingga memperbaiki struktur funding BRI,” katanya pada Kontan.co.id baru-baru ini.

BRI optimistis pencapaian NII BRI di akhir tahun 2022 akan lebih tinggi dibandingkan dengan posisi April 2022. Hal ini seiring dengan komitmen BRI dalam meningkatkan dana murah. 

Aestika bilang, peningkatan porsi CASA ini merupakan bagian dari transformasi struktur liabilitas perseroan untuk mendukung bisnis yang berkelanjutan, yakni melalui produk berbasis transaksi dan layanan di segmen wholesale, serta penguatan fitur dan transaksi keuangan melalui financial super apps BRImo. 

Selain itu, peningkatan dana murah tak terlepas dari optimalisasi BRI terhadap 130 juta nasabah perseroan. Strategi tersebut dilakukan melalui penyediaan produk CASA BRI yang lengkap serta produk Giro. Untuk tabungan sendiri, BRI memiliki Tabungan BRI BritAma, Simpedes dan Tabunganku. 

Baca Juga: Nilai Transaksi Kliring Bank Mandiri Tembus 580,13 Triliun hingga Mei 2022

Ke depan, perseroan terus berupaya meningkatkan pengalaman pelanggan dengan menciptakan kembali proses bisnis melalui AgenBRILink dan BRImo.

“BRI juga menyediakan platform pembayaran yang disesuaikan untuk menangkap potensi pertumbuhan baru melalui BRI Open API,” kata Aestika.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Tendi Mahadi

Terbaru