kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.628.000   -10.000   -0,38%
  • USD/IDR 17.805   39,00   0,22%
  • IDX 6.398   -42,89   -0,67%
  • KOMPAS100 837   -5,22   -0,62%
  • LQ45 635   -4,83   -0,75%
  • ISSI 223   -2,16   -0,96%
  • IDX30 353   -2,84   -0,80%
  • IDXHIDIV20 440   -3,82   -0,86%
  • IDX80 95   -0,64   -0,67%
  • IDXV30 121   -0,64   -0,53%
  • IDXQ30 114   -1,06   -0,92%

Hingga Akhir 2023, Bank Mandiri Ramal BI Akan Tahan Suku Bunga Acuan


Jumat, 17 Februari 2023 / 07:20 WIB

Reporter: Bidara Pink | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bank Mandiri meyakini Bank Indonesia (BI) akan menahan suku bunga acuan di level 5,75% hingga akhir tahun 2023. 

Ekonom Bank Mandiri Faisal Rachman menyebut, keputusan ini seiring dengan prospek melandainya inflasi Indonesia bila dibandingkan tahun 2022. 

Bila pada akhir tahun 2022 inflasi berada di level 5,51% secara tahunan alias year on year (YoY), Faisal yakin inflasi pada tahun 2023 akan balik ke kisaran sasaran BI yang sebesar 2% hingga 4% YoY.

"Kami memperkirakan inflasi akan lanjut melandai di paruh kedua 2023 dan akan berada di level 3,60% pada akhir tahun 2023," ujar Faisal kepada Kontan.co.id, Kamis (16/2). 

Baca Juga: Gubernur BI: Tidak Perlu Lagi Kenaikan Suku Bunga Acuan

Ini sejalan dengan salah satu tujuan kebijakan suku bunga BI selama ini, yaitu untuk menjangkar inflasi dan ekspektasi inflasi.  Namun, Faisal meyakini BI juga sembari melihat perkembangan ekonomi global, yang tentunya masih penuh dengan ketidakpastian. 

Sebelumnya, Gubernur BI juga memberi sinyal kuat bahwa tidak akan ada kenaikan suku bunga acuan lagi. 

Kenaikan suku bunga acuan sebesar 225 bps dari Agustus 2022 hingga Januari 2023 katanya sudah memadai untuk menjangkar inflasi. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

×