kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45895,84   4,26   0.48%
  • EMAS1.325.000 0,00%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Hingga Agustus, Piutang Pembiayaan Modal Kerja WOM Finance Capai Rp 524 Miliar


Selasa, 12 September 2023 / 04:30 WIB
Hingga Agustus, Piutang Pembiayaan Modal Kerja WOM Finance Capai Rp 524 Miliar

Reporter: Ferry Saputra | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk (WOM Finance) mencatatkan piutang pembiayaan modal kerja sebesar Rp 524 miliar per Agustus 2023.

Terkait hal itu, Direktur Keuangan WOM Finance Cincin Lisa menerangkan pencapaian tersebut meningkat sebesar 4%, jika dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 502 miliar.

"Pertumbuhan tersebut disebabkan pertumbuhan ekonomi yang relatif baik serta tingkat inflasi yang terkendali. Selain itu, WOM Finance telah mempersiapkan dan mengimplementasikan berbagai strategi untuk mendukung pertumbuhan bisnis perusahaan di tahun 2023," ucapnya kepada KONTAN.CO.ID, Senin (11/9).

Cincin mengatakan per Agustus 2023, piutang pembiayaan modal kerja berkontribusi sebesar 9% terhadap total piutang pembiayaan perusahaan. 

Baca Juga: BFI Finance Proyeksikan Peralihan ke Kendaraan Listrik Butuh Waktu Cukup Lama

Sementara itu, Cincin menyampaikan pembiayaan modal kerja secara garis besar digunakan untuk memenuhi kebutuhan modal atau usaha dari konsumen perusahaan, khususnya untuk sektor UMKM.

Dia menambahkan WOM Finance memproyeksikan piutang pembiayaan modal kerja akan berada di atas Rp 600 miliar pada Desember 2023. Untuk mencapai target itu, dia menyebut WOM Finance telah mempersiapkan berbagai strategi untuk terus meningkatkan penyaluran pembiayaan.

Adapun strateginya, yakni dengan melakukan pengembangan potensi bisnis di wilayah pembiayaan maupun kanal distribusi, optimalisasi database atas existing customer perusahaan, serta melakukan pengembangan SDM yang berkelanjutan di berbagai level untuk meningkatkan produktivitas.

Cincin menilai prospek pembiayaan modal kerja ke depannya cukup positif mengingat pertumbuhan ekonomi yang cukup baik didukung dengan tingkat inflasi yang terkendali, serta kondisi fundamental ekonomi Indonesia yang cukup baik di sektor mikro maupun makro.

Baca Juga: Mandiri Utama Finance Catat Tingkat NPF Per Agustus Sebesar 1,49%

Sebagai informasi, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat piutang pembiayaan perusahaan multifinance sebesar Rp 447,03 triliun di Juli 2023. Adapun nilai itu tumbuh 16,22% year on year (YoY) di Juli 2023.

Didukung oleh pembiayaan modal kerja dan investasi yang masing-masing tumbuh 28,37% YoY dan 16,09% YoY.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU

×