kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45994,16   -8,36   -0.83%
  • EMAS1.133.000 0,00%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Hingga Agustus, BRI MI Catat AUM Reksadana Rp Rp 27,5 Triliun


Jumat, 22 September 2023 / 04:40 WIB
Hingga Agustus, BRI MI Catat AUM Reksadana Rp Rp 27,5 Triliun

Reporter: Ferry Saputra | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT BRI Manajemen Investasi (BRI MI) mencatatkan dana kelolaan reksadana sebesar Rp Rp 27,5 triliun pada Agustus 2023.

Direktur PT BRI Manajemen Investasi Upik Susiyawati menyampaikan angka itu naik sekitar 2%, jika dibandingkan tahun sebelumnya. Dia mengatakan pertumbuhan itu disebabkan beberapa produk reksadana yang juga mengalami pertumbuhan positif.  

"Adapun sumber pertumbuhan terbesar berasal dari produk Reksa Dana Campuran Balanced Regular Income Fund (BRIF)," ucapnya kepada KONTAN.CO.ID, Rabu (20/9).

Upik menyampaikan perusahaannya hingga akhir tahun 2023 menargetkan pertumbuhan dana kelolaan reksadana secara total sekitar Rp 3 triliun sampai 5 triliun. Adapun upaya yang dilakukan, yakni berfokus pada produk yang sudah menjadi pilihan nasabah dari segmen retail maupun nasabah institusi. 

Baca Juga: Dana Kelolaan Reksadana Sucorinvest Turun pada Agustus 2023, Ini Penyebabnya

Dia mengungkapkan salah satu produk unggulan BRI Manajemen Investasi adalah BRIF, yang merupakan reksadana campuran. Produk itu membagikan dividen secara berkala (bulanan). Tercatat, produk itu tumbuh signifikan dari Rp 106 miliar menjadi Rp 2,1 triliun. 

Upik mengatakan produk BRIF tersebut juga disasar untuk nasabah segmen retail. Sementara itu, dia mengatakan pada September 2023 hingga Desember 2023, perusahaannya masih menargetkan pertumbuhan untuk produk reksadana indeks danareksa MSCI Indonesia ESG Screen. 

Upik juga menyampaikan sampai akhir tahun ini, BRI-MI berencana untuk meluncurkan satu lagi produk Reksadana Terproteksi (RDT).

Dalam hal itu, BRI MI lebih berfokus peningkatan kualitas produk produk eksisting melalui penajaman strategi investasi, peningkatan size, dan pengoptimalan mitra-mitra channel distribusi. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU

×