kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.781.000   0   0,00%
  • USD/IDR 16.565   165,00   0,99%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Hati-hati, mutasi virus corona dari India dan Afsel sudah ditemukan di Indonesia


Selasa, 04 Mei 2021 / 06:50 WIB
Hati-hati, mutasi virus corona dari India dan Afsel sudah ditemukan di Indonesia

Reporter: Lidya Yuniartha | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin meminta masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan walau jumlah kasus baru virus corona (Covid-19) di Indonesia mulai melandai. Hal ini dilakukan agar penyebaran Covid-19 semakin dapat ditekan.

Apalagi, saat ini mutasi Covid-19 yang berasal dari India dan Afrika Selatan sudah masuk ke Indonesia. 

"Sudah ada mutasi baru yang masuk yaitu mutasi dari India, ada dua insiden yang sudah kami lihat dan dua-duanya di Jakarta. Sedangkan ada satu insiden untuk mutasi dari Afrika Selatan yang masuk, itu ada di Bali," jelas Budi saat memberikan keterangan pers, Senin (3/5).

Dengan temuan ini, dia mengatakan selain mutasi Covid-19 dari Inggris, terdapat 2 mutasi baru dari India dan Afrika Selatan. Adapun, hingga saat ini terdapat 13 kasus mutasi dari Inggris di Indonesia.

Adapun, Budi menyebut bahwa mutasi Covid-19 ini masuk ke dalam kategori varian of concern atau varian Covid-19 yang sangat diperhatikan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) karena memiliki tingkat penularan relatif lebih tinggi.

Baca Juga: UPDATE Corona Indonesia, Senin (3/5): Tambah 4.730 kasus, selalu pakai masker

Karenanya, dia pun meminta supaya masyarakat hati-hati, waspada dan terus menerapkan protokol kesehatan. 

Tak hanya itu, Budi juga meminta agar masyarakat segera melakukan isolasi bila terkena Covid-19 dan disiplin melakukan testing dan tracing.

"Yang paling penting sekali lagi memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak. Apapun virusnya, apapun mutasi-nya, kalau kita disiplin protokol kesehatannya, memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak,  insya Allah seharusnya penularan tidak terjadi," ungkap Budi.

Selanjutnya: Waspada, Kemenkes catat tren kenaikan kasus Covid-19 pada April 2021

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

×