CLOSE [X]

Hari Ini Ditutup, Ini Sanksi Jika Tidak Melaporkan SPT Tahunan

Kamis, 31 Maret 2022 | 04:45 WIB Sumber: Kompas.com
Hari Ini Ditutup, Ini Sanksi Jika Tidak Melaporkan SPT Tahunan

ILUSTRASI. Hari ini, Kamis (31/3/2022), merupakan batas akhir lapor SPT Tahunan Pajak Penghasilan Wajib Pajak Orang Pribadi 2021. KONTAN/Fransiskus Simbolon


KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Hari ini, Kamis (31/3/2022), merupakan batas akhir lapor SPT Tahunan Pajak Penghasilan Wajib Pajak Orang Pribadi 2021. Penutupan lapor SPT Tahunan Orang Pribadi tersebut berdasarkan pada Undang-undang Ketentuan Undang-undang Perpajakan (UU KUP). 

UU KUP mencatat, batas akhir lapor SPT Tahunan Pajak Penghasilan Wajib Pajak Orang Pribadi ditutup setiap 31 Maret. Sementara untuk pelaporan Wajib Pajar Badan akan ditutup pada 30 April. 

Menurut Neilmaldrin Noor, Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan, pelaporan Wajib Pajak Orang Pribadi tak ada masa perpanjangan. 

"Batas waktu pelaporan SPT Tahunan sebagaimana dalam ketentuannya, untuk SPT Tahunan WP OP adalah 31 Maret," begitu ujarnya ketika dikonfirmasi Kompas.com, Rabu (30/3/2022). 

Baca Juga: Baru Tercapai 9 Jutaan, Ini Panduan Lengkap Cara Lapor SPT di DJP Online

Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk segera melaporkan SPT Tahunan sebelum masa pelaporan berakhir. 

Lantas, bagaimana jika Wajib Pajak tidak melapokan SPT Tahunan? 

Wajib Pajak dikenai sanksi 

Dilansir dari laman resmi pajak.go.id, Wajib Pajak yang tidak melaporkan SPT Tahunan akan dikenai sanksi. Sanksi tersebut diatur dalam Undang-undang tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan (UU KUP). 

Sanksi yang diberikan kepada Wajib Pajak yang tidak melaporkan SPT Tahunan bisa dalam bentuk sanksi administrasi dan sanksi pidana.

Sanksi administrasi merupakan sanksi yang diberikan dalam bentuk denda. Sementara sanksi pidana adalah sanksi yang diberikan dalam bentuk denda dan kurungan penjara. 

Baca Juga: Tersisa 2 Hari Lagi, Ini Cara Lapor SPT Agar Tak Kena Sanksi Denda Rp 100.000

Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Terbaru