kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.028.000   16.000   0,53%
  • USD/IDR 16.814   -85,00   -0,50%
  • IDX 8.396   124,32   1,50%
  • KOMPAS100 1.183   18,77   1,61%
  • LQ45 848   12,48   1,49%
  • ISSI 300   4,67   1,58%
  • IDX30 445   8,19   1,88%
  • IDXHIDIV20 530   8,41   1,61%
  • IDX80 132   1,86   1,43%
  • IDXV30 145   1,60   1,12%
  • IDXQ30 143   2,42   1,73%

Harga Emas Melesat, MDKA Gelontorkan US$1 Miliar Percepat Proyek


Selasa, 24 Februari 2026 / 02:44 WIB
Harga Emas Melesat, MDKA Gelontorkan US$1 Miliar Percepat Proyek
ILUSTRASI. Kontan - Merdeka Copper Gold Native Online (DOK/Merdeka Copper Gold)

Reporter: Diki Mardiansyah | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) memutuskan mempercepat pengembangan Tambang Emas Pani di tengah tren harga emas global yang terus menguat sejak tahun lalu dan diproyeksikan tetap positif.

General Manager Corporate Communication MDKA, Tom Malik, menjelaskan bahwa pengembangan Tambang Emas Pani, yang berada di bawah PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS), mengacu pada Feasibility Study (FS) yang diselesaikan pada kuartal I-2024.

Dalam studi tersebut, asumsi harga emas digunakan sebesar US$2.000 per troy ounce dengan skema pengembangan bertahap.

Tahapan Awal Pengembangan

Berdasarkan rencana awal, tahap pertama proyek adalah pembangunan fasilitas heap leach yang ditargetkan mulai berproduksi pada 2026.

Selanjutnya, fasilitas carbon in leach (CiL) berkapasitas 7,5 juta ton bijih per tahun dijadwalkan mulai beroperasi pada 2029, lalu ditingkatkan menjadi total 12 juta ton bijih per tahun pada 2032.

Namun, dengan harga emas yang semakin bullish, manajemen memutuskan mempercepat jadwal tersebut.

Baca Juga: Banyak Baru, Ini Update Harga Mobil Listrik Februari 2026, E-Vitara, MG S5 EV, BYD

CiL Dipercepat ke Kapasitas Penuh

Alih-alih memulai dari kapasitas 7,5 juta ton, MDKA langsung membangun fasilitas CiL dengan kapasitas penuh 12 juta ton bijih per tahun.

Dengan percepatan ini, fasilitas CiL di Tambang Emas Pani diproyeksikan sudah dapat berproduksi pada 2028, atau lebih cepat satu tahun dari rencana awal.

“Dengan harga emas yang bullish sejak tahun lalu dan masih positif ke depannya, management Merdeka memutuskan untuk memajukan pengembangan CiL dan langsung ke kapasitas 12 juta ton bijih per tahun sehingga diperkirakan CiL akan mulai berproduksi di 2028,” ujar Tom Malik kepada Kontan, Senin (23/2/2026).

Capex Hampir US$1 Miliar

Untuk pembangunan fasilitas CiL berkapasitas 12 juta ton bijih per tahun tersebut, kebutuhan belanja modal (capital expenditure/capex) diperkirakan mendekati US$1 miliar.

Realisasi capex tersebut direncanakan berlangsung dalam dua tahun ke depan.

Tonton: Krisis Batubara ke PLTU Mulai Terjadi, Waspada Listrik Nasional Bisa Padam!

Dengan percepatan ini, MDKA berpotensi meningkatkan produksi emas lebih cepat dari rencana awal, sekaligus memaksimalkan momentum harga emas global yang tengah berada dalam tren penguatan.

Langkah ini juga menjadi strategi perseroan dalam mengoptimalkan nilai proyek dan memperkuat fundamental jangka panjang di tengah prospek komoditas emas yang masih menarik.

Selanjutnya: Likuiditas Ekonomi Tumbuh Lebih Tinggi

Menarik Dibaca: Jadwal Imsakiyah dan Buka Puasa di Aceh, Sumut, Sumbar, Bengkulu Selasa (24/2)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Terpopuler
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! [Intensive Workshop] Excel for Business Reporting

×