kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   14.000   0,48%
  • USD/IDR 16.830   2,00   0,01%
  • IDX 8.132   99,86   1,24%
  • KOMPAS100 1.146   13,97   1,23%
  • LQ45 829   8,49   1,03%
  • ISSI 288   4,60   1,62%
  • IDX30 431   4,26   1,00%
  • IDXHIDIV20 519   5,74   1,12%
  • IDX80 128   1,62   1,28%
  • IDXV30 141   1,99   1,43%
  • IDXQ30 140   1,49   1,07%

Giliran Perusahaan Teknologi Swedia Ericsson yang PHK 1.400 Karyawannya


Rabu, 22 Februari 2023 / 06:45 WIB
Giliran Perusahaan Teknologi Swedia Ericsson yang PHK 1.400 Karyawannya

Reporter: Diki Mardiansyah | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - STOCKHOLM. Perusahaan pembuat peralatan telekomunikasi dan jaringan, Ericsson berencana melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) kepada sekitar 1.400 tenaga kerjanya di Swedia.

Seperti dilansir Reuters pada Senin (20/2), langkah PHK ini dilakukan untuk mengurangi biaya pengeluaran perusahaan.

Perusahaan yang berbasis di Stockholm, Swedia, ini sebelumnya telah mengumumkan rencana untuk memangkas pengeluaran biaya sebesar 9 miliar crown (US$880 juta) pada akhir tahun 2023. Hal itu lantaran permintaan yang melambat di beberapa pasar, termasuk di Amerika Utara.

Ericsson terakhir kali melakukan PHK secara besar-besaran pada tahun 2017 ketika memberhentikan ribuan karyawan dan fokus pada penelitian untuk menarik perusahaan keluar dari kerugian.

Keputusan PHK ini ditempuh oleh perusahaan setelah bernegosiasi dengan serikat pekerja di Swedia selama berbulan-bulan tentang bagaimana menangani pemotongan biaya.

Baca Juga: Ericsson Mobility Report Business Review Edition: 5G Dorong Pertumbuhan Pendapatan

Juru Bicara Ericsson mengatakan, kesepakatan telah dicapai dengan serikat pekerja Swedia tentang bagaimana mengelola pengurangan jumlah karyawan.

Selain itu, dia bilang perusahaan juga berniat untuk menekan pengeluaran perusahaan melalui program sukarela.

PHK yang dilakukan Ericsson menjadi daftar panjang perusahaan teknologi besar dunia yang telah melakukan langkah PHK massal.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

×