Global

George Soros borong saham ViacomCBS, Discovery, dan Baidu senilai US$ 351 juta

Senin, 17 Mei 2021 | 06:15 WIB   Reporter: Dina Mirayanti Hutauruk
George Soros borong saham ViacomCBS, Discovery, dan Baidu senilai US$ 351 juta

KONTAN.CO.ID - WASHINGTON. Perusahaan investasi George Soros mengambil alih saham ViacomCBS, Discovery, dan Baidu senilai US$ 351 juta atau setara Rp 5,01 triliun (asumsi kurs Rp 14.300)  di tengah kehancuran Archegos Capital Managemen milik Bill Hwang.

Menurut pengajuan aturan yang dirilis pada Jumat (14/5) seperti dikutip Bloomberg, pembelian dilakukan Soros Fund Management selama kuartal I 2021. Rinciannya, saham ViacomCBS dibeli secara blok senilai US$ 194 juta,  Saham Baidu Inc dibeli US$ 77 juta, saham Vipshop Holdings Ltd US$ 46 juta dan Tencent Music Entertainment Group sebesar US$ 34 juta.

Perusahan investasi Soros ini tampaknya berusaha memanfaatkan sisa-sisa Archegos yang tertekan.  Menurut sumber Bloomberg yang mengetahui perdagangan dana tersebut, Soros Fund Management tidak memiliki saham perusahaan-perusahaan tersebut sebelum  kejatuhan Archegos.

Archegos berantakan selama minggu terakhir bulan Maret setelah mengumpulkan posisi leverage yang besar dalam portofolio terkonsentrasi perusahaan AS dan China. Pada puncaknya, kantor keluarga mantan manajer hedge fund Hwang ini memiliki modal lebih dari US$ 20 miliar dan total taruhan melebihi US$ 100 miliar.

Baca Juga: Tetap dermawan meski bergelimang harta, ini daftar miliarder yang rutin berdonasi

Hwang jatuh hanya dalam beberapa hari setelah investasinya, termasuk ViacomCBS dan Discovery jatuh, memicu panggilan margin dari bank global, yang kemudian menjual saham dalam perdagangan blok besar. Kegagalan tersebut diperkirakan akan merugikan industri keuangan sekitar US$ 10 miliar dan Komisi Sekuritas dan Bursa AS  melakukan penyelidikan serta menyebabkan pergolakan Credit Suisse Group AG yang mengalami kerugian lebih dari US$ 5 miliar.

Chief Investment Officer Soros Fund Management Dawn Fitzpatrick pada Maret lalu mengatakan, pihaknya bersedia untuk melompat pada dislokasi di pasar, menginvestasikan US$ 4 miliar selama pandemi, termasuk membeli hipotek perumahan dengan harga murah.  Soros mengembalikan hampir 30% dalam 12 bulan hingga Februari dan mengelola US$ 27 miliar di berbagai strategi.

“Ketika ada dislokasi, kami siap untuk tidak hanya menggandakan tetapi melipatgandakan ketika fakta dan keadaan mendukung itu,” kata Fitzpatrick. Soros juga telah meningkatkan taruhannya di Amazon dan pengembang perumahan DR Horton Inc yang sekarang menjadi posisi ekuitas publik terbesar kedua.

Dalam pengajuan formulir 13F yakni laporan kuartal manager investasi  yang memiliki aset lebih dari US$ 100 juta di Bursa AS,   terungkap bahwa Soros memegang US$ 4,5 miliar ekuitas AS pada kuartal I 2021, turun US$ 77 juta dari kuartal sebelumnya.Pengeluaran terbesar dalam kuartal ini adalah Palantir Technologies Inc. Soros menjual 18,5 juta saham perusahaan itu sekitar US$ 435 juta.

Selanjutnya: 7 Miliarder paling dermawan yang donasikan harta hingga miliaran rupiah

 

Editor: Handoyo .
Terbaru