Gejala Utama Pasien Omicron yang Meninggal Dunia Sesak Napas, Ini Kata Kemenkes

Senin, 24 Januari 2022 | 10:39 WIB Sumber: Kompas.com
Gejala Utama Pasien Omicron yang Meninggal Dunia Sesak Napas, Ini Kata Kemenkes

ILUSTRASI. Ada dua kasus konfirmasi Omicron meninggal dunia di Indonesia.


KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Ini kabar terkini mengenai perkembangan kasus COvid-19 di Indonesia. Ada dua kasus konfirmasi Omicron meninggal dunia. Kedua kasus tersebut merupakan pelaporan fatalitas pertama di Indonesia akibat varian baru yang memiliki daya tular tinggi.

Melansir laman Kementerian Kesehatan, satu kasus merupakan transmisi lokal, meninggal di RS Sari Asih Ciputat. Satu lagi merupakan Pelaku Perjalanan Luar Negeri, meninggal di RSPI Sulianti Saroso. 

Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Kemenkes Siti Nadia Tarmizi menjelaskan, gejala sesak napas tersebut muncul lantaran saturasi oksigen pasien kurang dari 80 persen. 

"Gejala utama sesak karena saturasi kurang dari 80 persen," ujar Nadia ketika dihubungi Kompas.com, Minggu (23/1/2022). 
Namun demikian, Nadia tak menjelaskan lebih rinci mengenai kronologi gejala yang dialami dua pasien Covid-19 varian Omicron tersebut hingga akhirnya meninggal dunia. 

Baca Juga: Per Minggu (23/2): Kasus Covid-19 di Jakarta Bertambah Sebanyak 1.739

Ia menjelaskan, kedua pasien yang meninggal memiliki komorbid atau penyakit penyerta. Selain itu, Nadia juga mengungkapkan, salah satu pasien adalah lansia berjenis kelamin laki-laki yang merupakan kasus transmisi lokal belum divaksinasi Covid-19. 

Ia memiliki penyakit penyerta di antaranya hipertensi dan penyakit ginjal. 

Saat dikonfirmasi ke RS Sari Asih Ciputat, dalam keterangan tertulis mereka mengatakan pasien lansia dengan inisial MR (64) datang ke IGD pada 11 Januari 2022 dengan beberapa keluhan dan penurunan kesadaran. 

Baca Juga: Kasus Omicron Naik, 5 Organisasi Ini Minta Pemerintah Evaluasi PTM 100%

Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Terbaru