Global

Gara-gara lockdown, ekonomi Belanda merosot pada kuartal I

Rabu, 19 Mei 2021 | 06:15 WIB   Reporter: Maizal Walfajri
Gara-gara lockdown, ekonomi Belanda merosot pada kuartal I


KONTAN.CO.ID - AMSTERDAM. Penguncian nasional untuk menghambat penularan Covid-19 telah membuat ekonomi Belanda menyusut 0,5% dalam tiga bulan pertama tahun 2021 dari kuartal sebelumnya. Kantor Statistik Nasional mengatakan pada hari Selasa (18/5) hal ini telah memicu terjadinya resesi. 

Mengutip Reuters, Ekonomi terbesar kelima zona euro ini menyusut untuk kuartal kedua berturut-turut, setelah berkontraksi 0,1% bulan-bulan akhir 2020. Ekonom dalam jajak pendapat Refinitiv secara rata-rata memperkirakan produk domestik bruto akan turun 0,6% pada kuartal pertama tahun ini.

Baca Juga: Porsi bank global di pasar pinjaman offshore China semakin turun

Konsumsi domestik turun 3,5%, karena bar dan restoran tetap tutup selama periode Januari hingga Maret 2021. Sedangkan toko non-esensial hanya memiliki pilihan yang sangat terbatas untuk melayani pelanggannya. Meskipun penguncian diberlakukan di seluruh dunia, ekspor Belanda mampu tumbuh hampir 2%.

Penasihat kebijakan utama pemerintah mengatakan ekonomi Belanda diperkirakan akan pulih dengan pertumbuhan 2,2% tahun ini. Kuncinya ada pada keberhasilan vaksinasi Covid-19 yang mambu mengekang penyebaran pandemi. 

Sejak bulan lalu, beberapa pembatasan telah dilonggarkan, dengan layanan luar ruangan diizinkan di kafe dan restoran serta pembukaan kembali toko. Ekonomi Belanda menyusut 3,7% sepanjang tahun lalu, menempatkan 2020 setara dengan 2009 sebagai tahun terburuk dalam sejarah.

Selanjutnya: Duterte melarang pejabat negaranya berbicara di Laut Cina Selatan

 

Editor: Tendi Mahadi
Tag
Terbaru