Gara-gara kelangkaan kontainer, ekspor dan impor industri alas kaki terhambat

Senin, 07 Desember 2020 | 06:30 WIB   Reporter: Arfyana Citra Rahayu
Gara-gara kelangkaan kontainer, ekspor dan impor industri alas kaki terhambat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Direktur Eksekutif Asosiasi Persepatuan Indonesia (Aprisindo) Firman Bakri menjelaskan kegiatan ekspor dan impor industri alas kaki terhambat kelangkaan kontainer. 

Sejauh ini Firman mengkui belum dapat informasi mendetail seperti sejak kapan hambatan ini dirasakan oleh pelaku usaha serta potensi kerugiannya. 

"Namun kalau melihat data, mulai September data ekspor kami mulai naik (recovery) tetapi di Oktober malah melambat padahal produksi/order masih sama," jelasnya kepada Kontan.co.id, Minggu (6/12). 

Melansir data yang diberikan Aprisindo, ekspor alas kaki secara year to date (ytd) Januari-Oktober 2020 senilai US$ 408.700 atau turun 0,5% yoy dari yang sebelumnya US$ 410.786 pada periode yang sama di tahun sebelumnya. 

Baca Juga: Kontainer langka, impor sparepart sepeda ikut terhambat

Firman menegaskan turunnya nilai ekspor akibat kelangkaan kontainer ini masih dugaan awal karena produksi industri alas kaki masih sama, tapi ekspornya menurun. 

Untuk impor bahan baku, Firman mengatakan industri alas kaki dalam negeri memenuhi kebutuhan bahan bakunya 50%-60% dari impor. Menurutnya importasi bahan baku tentu terganggu, hanya saja dia belum dapat informasi lebih jelasnya mengenai seberapa besar  prosentase pengaruhnya. 

Yang terang, kelangkaan kontainer ini turut mempengaruhi harga bahan baku alas kaki.  

Selanjutnya: Impor AC dan komponennya terhambat kelangkaan kontainer

 

Editor: Herlina Kartika Dewi
Terbaru