kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.819.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.632   79,00   0,45%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

F-16 teratas, ini 10 jet tempur paling populer di dunia


Rabu, 09 Desember 2020 / 01:00 WIB
F-16 teratas, ini 10 jet tempur paling populer di dunia

Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - F-16 menjadi jet tempur paling populer di dunia, mengacu data dari majalah kedirgantaraan Flight International bertajuk Angkatan Udara Dunia 2021.  

Saat ini, ada 2.267 unit F-16 yang aktif di seluruh dunia. Jumlah jet tempur buatan Amerika Serikat (AS) itu setara 15% dari total jet tempur yang beroperasi di dunia.

Mengutip laman resmi Flight International, Selasa (8/12), Su-27/30 buatan Rusia jadi jet tempur paling populer kedua di dunia, dengan jumlah yang aktif sebanyak 1.057 unit atau 7%.  

Sementara di posisi ketiga dalam daftar jet tempur paling populer di dunia ada F-15 buatan AS, dengan jumlah yang aktif secara global sebanyak 956 atau sekitar 7%.

Pesawat Sukhoi Su-27
Pesawat Sukhoi Su-27

Baca Juga: Rusia akan luncurkan jet tempur Su-57 generasi terbaru pada tahun 2022

Berikut jet tempur paling populer di dunia:

  1. F-16 sebanyak 2.267 unit (15%)
  2. Su-27/30 sebanyak 1.057 unit (7%)
  3. F-15 sebanyak 956 unit (7%)
  4. F-18 sebanyak 884 unit (6%)
  5. MiG-29 sebanyak 817 unit (6%)
  6. Eurofighter sebanyak 514 unit (3%)
  7. Su-25 sebanyak 470 unit (3%)
  8. J-7 sebanyak 418 unit (3%)
  9. F-5 sebanyak 403 unit (3%)
  10. Su-24 sebanyak 389 unit (3%)

Selanjutnya: Jet tempur J-11 China terlihat lakukan latihan militer intensif di wilayah Barat Laut

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

×