kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   15.000   0,55%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

Erick Thohir Bakal Tutup Anak dan Cucu Perusahaan BUMN yang Tidak Perlu


Jumat, 15 September 2023 / 07:30 WIB

Reporter: Siti Masitoh | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengungkapkan, akan menutup anak dan cucu BUMN yang dianggap tidak perlu. Pihaknya akan meninjau lebih jauh lagi kepada jumlah anak cucu BUMN yang ada saat ini berjumlah 173 perusahaan.

“Kita terus berkomitmen menutup anak cucu BUMN yang tidak diperlukan. Jumlah 173 ini saya rasa harus review lagi. Kalau kita bisa menutup lagi anak cucu yang memang tadi kita sepakati jangan justru menjadi gantolan perusahaan holding yang sehat,” tutur Erick saat melakukan rapat kerja  bersama Komisi VI DPR RI, Kamis (14/9).

Menurutnya jika perusahaan BUMN terus bertambah tersebut membuat kinerjanya tidak efisien. Maka dari itu perlu peninjauan lebih lanjut terkait perusahaan mana saja yang masih dan tidak diperlukan.

Baca Juga: Erick Thohir Usulkan Cadangan Investasi PMN Rp 12,8 Triliun untuk 6 Perusahaan BUMN

Sebelumnya, Erick pernah menyampaikan dari 173 anak perusahaan tersebut kemudian akan dipangkas menjadi 45 permen BUMN.

Menurutnya, pengurangan jumlah tersebut juga untuk memudahkan BUMN melakukan kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk swasta.

“Tapi memang kesehariannya pasti ada yang nakal, dari swasta (swasta) ada yang nakal, dari BUMN ada yang nakal. Nah itulah kenapa saya juga selalu menekankan pada tata kelola perusahaan yang baik (tata kelola perusahaan yang baik) BUMN,” imbuhnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Terpopuler
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

×