kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Ekonom BCA prediksi cadangan devisa di November cenderung menurun, ini alasannya


Jumat, 04 Desember 2020 / 07:45 WIB
Ekonom BCA prediksi cadangan devisa di November cenderung menurun, ini alasannya

Reporter: Bidara Pink | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Cadangan devisa terus mengalami penurunan dalam dua bulan berturut-turut. Setelah tergerus US$ 1,8 miliar pada September 2020, posisi cadangan devisa pada Oktober 2020 kembali tercatat menurun. 

Bank Indonesia (BI) menyebut, posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir Oktober 2020 sebesar US$ 133,7 miliar atau turun US$ 1,5 miliar dari posisi akhir September 2020 yang sebesar US$ 135,2 miliar. 

Ekonom Bank Central Asia (BCA) David Sumual melihat, tren cadangan devisa pada dua bulan terakhir tahun ini tidak akan lebih tinggi daripada posisi cadangan devisa terakhir. “Dalam kisaran US$ 131 miliar sampai US$ 134 miliar. Pada November maupun Desember nanti,” ujar David kepada Kontan.co.id, Rabu (2/12). 

Baca Juga: Sri Mulyani ingatkan bayar pajak kewajiban konstitusi seluruh masyarakat Indonesia

David melihat, pergerakan cadangan devisa ini dipengaruhi oleh mulai ada aliran masuk dalam investasi portofolio, terutama dari penerbitan Surat Berharga Negara (SBN). 

Cenderung menurunnya cadangan devisa dari bulan Oktober 2020 tersebut disebabkan karena akhir tahun 2020 ini kemungkinan besar tidak akan ada lagi penerbitan SBN oleh pemerintah. 

“Ya kita berharap saja pada surplus neraca perdagangan. Berharap dari besaran ekspor minyak dan gas (migas) karena harga minyak kan juga cenderung pulih,” tandasnya. 

Selanjutnya: Ekonom Bank Permata prediksi cadangan devisa November bisa naik hingga US$ 135 miliar

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

×