kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.615.000   -20.000   -0,76%
  • USD/IDR 18.110   -15,00   -0,08%
  • IDX 6.040   1,68   0,03%
  • KOMPAS100 789   0,53   0,07%
  • LQ45 599   -3,49   -0,58%
  • ISSI 210   2,97   1,43%
  • IDX30 339   -1,95   -0,57%
  • IDXHIDIV20 422   -0,99   -0,24%
  • IDX80 90   0,01   0,01%
  • IDXV30 116   1,09   0,96%
  • IDXQ30 109   -0,38   -0,35%

Ekonom Bank Permata Ramal Inflasi Januari Capai 0,46% MoM, Ini Pendorongnya


Rabu, 01 Februari 2023 / 06:40 WIB

Reporter: Bidara Pink | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bank Permata memperkirakan, inflasi pada Januari 2023 sebesar 0,46% secara bulanan alias month on month (MoM) atau secara tahunan 5,4% year on year (YoY). 

Kepala Ekonom Bank Permata Josua Pardede mengungkapkan, inflasi pada Januari 2023 didorong oleh komponen inti dan komponen harga bergejolak.  Menurut perhitungannya, komponen inti akan mencatat inflasi sekitar 3,23% YoY. 

“Dipengaruhi oleh kenaikan harga emas sekitar 3% MoM sepanjang bulan Januari 2023,” tutur Josua kepada Kontan.co.id, Selasa (31/1). 

Sedangkan untuk inflasi harga bergejolak dipengaruhi oleh kenaikan harga pangan, seperti beras yang naik 2% MoM.

Baca Juga: IMF Pangkas Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi RI Jadi 4,8% pada Tahun Ini

Kemudian harga bawang merah juga naik 5,4% MoM, bawang putih naik 4,4% MoM, cabai merah naik 6,5% MoM, cabai rawit naik 9,9% MoM, dan minyak goreng naik 0,7% MoM. 

Lebih lanjut, Josua meyakini inflasi akan cenderung melandai hingga akhir tahun ini. Seiring dengan normalisasi dampak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM). 

Selain itu, Josua yakin langkah kenaikan suku bunga acuan BI bisa menjangkar ekspektasi inflasi ke depan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Terpopuler
Kontan Academy
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

×