kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Dunia akan Alami Pandemi Baru, Ini 2 Solusi dari Bill Gates


Senin, 21 Februari 2022 / 11:24 WIB
Dunia akan Alami Pandemi Baru, Ini 2 Solusi dari Bill Gates

Sumber: The Hill,Business Insider | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - NEW YOK. Miliarder dunia Bill Gates telah menyuarakan pendapatnya tentang COVID-19 dan pandemi di masa depan dalam sebuah wawancara terbaru.

Mengutip Business Insider, berbicara kepada CNBC di Konferensi Keamanan Munich tahunan Jerman pada hari Jumat, dia mengatakan bahaya mengalami penyakit parah dari COVID-19 telah berkurang secara dramatis.

"Kemungkinan penyakit parah, yang terutama terkait dengan usia lanjut dan memiliki obesitas atau diabetes, risiko itu sekarang berkurang secara dramatis karena paparan infeksi itu," katanya.

Dia menambahkan, bagaimanapun, bahwa dia percaya dunia akan mengalami pandemi lain.

“Kita akan menghadapi pandemi lain. Ini akan menjadi patogen yang berbeda di lain waktu,” kata Gates kepada CNBC.

Baca Juga: Warren Buffett jadi Orang Terkaya ke-5 Dunia saat Kekayaan Miliarder Lain Turun

Tetapi salah satu pendiri Microsoft itu mengatakan dia berpikir bahwa jika ada respons rasional maka kita akan mengatasinya lebih awal sehingga tidak akan mengglobal seperti yang terjadi kali ini.

Dalam hal apakah mungkin untuk mencegah pandemi lain sama sekali, Gates mengatakan kepada Hadley Gamble dari CNBC: "Jika setiap negara melakukan apa yang dilakukan Australia, maka Anda tidak akan menyebutnya sebagai pandemi.

Sementara itu, melansir The Hill, Gates menjelaskan bahwa ada dua solusi untuk menghadapi pandemi berikutnya jika dunia belajar dari perang melawan virus corona baru.

Baca Juga: Tahun 2022, Elon Musk Orang Terkaya Di Dunia, Mark Zuckerberg Nomor Berapa?

"Salah satunya adalah memastikan pasokan terbatas (vaksin) dialokasikan dengan cara yang lebih rasional," katanya. 



TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

×