kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.651.000   11.000   0,42%
  • USD/IDR 17.981   -32,00   -0,18%
  • IDX 5.876   131,22   2,28%
  • KOMPAS100 765   20,79   2,79%
  • LQ45 582   16,29   2,88%
  • ISSI 204   4,37   2,19%
  • IDX30 329   8,59   2,68%
  • IDXHIDIV20 406   11,61   2,94%
  • IDX80 87   2,30   2,72%
  • IDXV30 110   2,89   2,69%
  • IDXQ30 106   3,06   2,97%

Dua peternakan telur di Hiroshima terdeteksi flu burung, 130.000 ayam dimusnahkan


Senin, 07 Desember 2020 / 16:30 WIB

Sumber: Reuters | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - TOKYO. Jepang kian mewaspadai virus flu burung yang merebak di peternakan unggas. Senin (7/12), Jepang melaporkan prefektur kelima yang melaporkan adanya virus flu burung di peternakan unggas. 

Kementerian Pertanian Jepang mengumumkan, virus flu burung terbaru telah terdeteksi dua peternakan penghasil telur di kota Mihara di prefektur Hiroshima. 

Jepang sudah empat tahun terhindar dari wabah flu burung, sampai bulan lalu ditemukan virus ini di pulau Shikoku yang berada di prefektur Kagawa, berdekatan dengan Hiroshima.

Baca Juga: Korut punya fasilitas karantina Covid-19 rahasia, 50.000 orang diprediksi sudah tewas

Lebih dari 130.000 ayam di dua peternakan di kota Mihara akan disembelih dan dikubur. Sementara kegiatan dalam radius 3 km di sekitar peternakan akan dibatasi.

Dengan tindakan baru ini, berarti hampir 2 juta ayam akan dimusnahkan sejak wabah terbaru dimulai. Jepang memiliki populasi ayam broiler sebesar 138 juta ekor tahun lalu, menurut Departemen Pertanian AS.

Wabah flu burung terakhir di Jepang terjadi pada Januari 2018 di prefektur Kagawa, ketika 91.000 ayam dimusnahkan.

Wabah besar terakhir terjadi antara November 2016 hingga Maret 2017, ketika total 1,67 juta ayam dimusnahkan akibat flu burung strain H5N6.

Baca Juga: Makin banyak, Korea Selatan temukan flu burung sangat patogen di burung liar

Flu burung sedang dilaporkan di seluruh dunia, dengan Korea Selatan pekan lalu mengonfirmasi kasus lain dalam wabah yang menyebabkan pemusnahan sekitar 400.000 ayam dan bebek.

Di Eropa, industri unggas waspada karena flu burung yang sangat menular, mematikan bagi hewan, menyebar dengan cepat di benua itu.

Selanjutnya: Presiden Rouhani: Iran menuju ke arah 500 korban tewas setiap hari akibat Covid-19

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Terpopuler
Kontan Academy
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

×