DPR: Perubahan besaran kuota internet gratis adalah hal yang wajar

Selasa, 02 Maret 2021 | 06:15 WIB   Reporter: Abdul Basith Bardan
DPR: Perubahan besaran kuota internet gratis adalah hal yang wajar

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mengubah besaran kuota data internet gratis yang diberikan untuk pelajar dan pengajar di masa pandemi virus corona (Covid-19).

Perubahan besaran kuota tersebut dilakukan berdasarkan hasil evaluasi Kemendikbud terkait pemberian program tersebut pada tahun 2020. Besaran kuota data internet gratis yang berkurang dipandang wajar oleh Wakil Ketua Komisi X DPR RI.

"Kini dibikin sama semua, bisa dipakai untuk semua aplikasi. Jadi ada penurunan wajar," ujar Wakil Ketua Komisi X DPR RI Dede Yusuf saat dihubungi Kontan.co.id, Senin (1/3).

Baca Juga: Bantuan kuota internet Kemendikbud hadir kembali mulai Maret 2021, ini infonya

Sebelumnya kuota data yang diberikan oleh Kemendikbud memang terbagi antara kuota belajar dan kuota umum. Dimana kuota umum hanya diberikan sebesar 5 gigabyte (GB) per bulan.

Pada tahun 2021, skema kuota data internet gratis diubah. Kuota yang diberikan oleh Kemendikbud menjadi fleksibel untuk penggunaan umum.

Perubahan tersebut dinilai tepat oleh Dede. Pasalnya aplikasi yang digunakan untuk pembelajaran jarak jauh menggunakan kuota belajar kerap sulit diakses di beberapa wilayah. "Ada beberapa daerah yang kesulitan mengakses aplikasi resmi. Sehingga hanya main di aplikasi WA atau YouTube  dan Facebook saja," terang Dede.

Baca Juga: Kuota data internet gratis tahun 2021 turun, tapi lebih fleksibel

Dede menegaskan kuota data gratis tersebut harus digunakan untuk kegiatan belajar. Kuota data internet gratis merupakan bantuan tepat untuk membantu kegiatan belajar selama pandemi Covid-19.

Selanjutnya: Mendikbud Nadiem Makarim putuskan kuota data internet gratis dilanjutkan

 

Editor: Tendi Mahadi
Terbaru