Ekonomi

Dolar AS menguat jelang pelantikan Biden, rupiah masih tertekan

Selasa, 19 Januari 2021 | 06:50 WIB   Reporter: Hikma Dirgantara
Dolar AS menguat jelang pelantikan Biden, rupiah masih tertekan

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Penguatan dolar Amerika Serikat (AS) masih menjadi faktor utama yang akan menekan nilai tukar rupiah. Sehingga kurs rupiah diperkirakan berpotensi melanjutkan tren pelemahan pada perdagangan Selasa (19/1). 

Analis Valbury Asia Futures Lukman Leong mengatakan, penguatan dolar AS masih akan terjadi baik dari segi teknikal maupun sentimen. Pasar juga disebut masih akan wait and see selama menunggu pelantikan Joe Biden yang baru akan dilaksanakan pada 20 Januari 2021.

“Sepertinya mulai muncul kekhawatiran dari pelaku pasar akan adanya kericuhan layaknya penyerangan ke Capitol tempo hari. FBI pun sudah memberikan peringatan. Jika sampai terjadi kerusuhan, dolar AS sebagai safe haven akan jadi incaran,” tutur Lukman.

Sementara menurut ekonom Bank Mandiri Reny Eka Puteri, dari dalam negeri, sentimen yang masih akan menjadi pemberat bagi rupiah adalah tingginya kasus Covid-19 dalam beberapa waktu terakhir. Pada akhirnya kondisi ini membuat investor mulai khawatir.

Baca Juga: IHSG diproyeksi menguat Selasa (19/1), cermati saham-saham ini

Kekhawatiran ini tercermin dari capital flow ke pasar domestik cenderung turun. “Pelaku pasar juga masih akan cenderung wait and see dan mengamati jelang Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia pada Rabu esok,” tambah Reny.

Hitungan Reny, rupiah esok hari masih akan melemah dan berada di kisaran Rp 14.066 per dolar AS-Rp 14.178 per dolar AS. Sementara Lukman memperkirakan besok rupiah akan diperdagangkan pada rentang Rp 14.050 per dolar AS-Rp 14.200 per dolar AS. 

Adapun, pada perdagangan Senin (18/1) rupiah di pasar spot melemah 0,36% ke 14.070 per dolar AS. Sementara di kurs tengah Bank Indonesia (BI), mata uang Garuda ini ditutup di Rp 14.080 per dolar AS atau melemah tipis 0,09%.

Baca Juga: Kurs rupiah melemah ke Rp 14.070 per dolar AS pada Senin (18/1)

Editor: Wahyu T.Rahmawati


Terbaru